Terkait Wabah PMK, Kementan Minta Peternak Bersihkan Diri Sehabis dari Kandang Hewan Sakit

- Jumat, 8 Juli 2022 | 16:47 WIB
Ilustrasi hewan sapi. /Dok Istimewa/
Ilustrasi hewan sapi. /Dok Istimewa/

JAKARTA, suaramerdeka-wawasan.com - Kementerian Pertanian (Kementan) minta peternak tidak menyatukan ternak terkena PMK dengan yang sehat.

Hal itu, untuk mencegah peternak menjadi pembawa atau carrier virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dari hewan yang sakit ke ternak sehat.

Demikian dikatakan Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementan, Nasrullah, di Jakarta pada Jumat, 8 Juli 2022.

Baca Juga: Turunkan Angka Stunting di Kota Semarang, Tia Hendi Raih Penghargaan Satyalencana Wira Karya

''Betul-betul berikan pemahaman pada seluruh masyarakat di kecamatan, khususnya peternak, agar tidak menjadi pembawa virus.

Kalau habis dari kandang yang sakit jangan dulu ke mana-mana,'' kata Nasrullah dalam sosialisasi Kementerian Pertanian terkait PMK kepada seluruh camat di Indonesia secara daring.

Menurutnya, peternak juga harus membersihkan diri terlebih dahulu, bila ingin bepergian ke luar rumah, setelah menangani hewan ternak yang mengalami sakit PMK.

Baca Juga: Toyota Innova Tabrak Bokong Truk Tronton di Jalan Tol Sragen, Seorang Meninggal dan Tiga Mengalami Luka

Dia menjelaskan, virus PMK dapat menyebar dengan sangat cepat melalui udara maupun menempel pada benda, termasuk manusia.

''Penularannya ini yang pertama adalah lalu lintas, yang kedua adalah lewat udara, ketiga lewat kendaraan. Jadi virus bisa lengket di sepatu kita, celana, begitu juga di kendaraan yang mengangkut hewan ternak,'' jelasnya.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

BRI Peduli Berikan Bantuan Pada Korban Gempa Cianjur

Selasa, 22 November 2022 | 19:13 WIB
X