Tiga Pihak Terlibat Kericuhan di Babarsari Sleman Berdamai, Proses Hukum Pelaku Jalan Terus

- Kamis, 7 Juli 2022 | 22:03 WIB
Perwakilan NTT, Maluku, dan Papua yang terlibat kericuhan di Babarsari, Depok, Sleman, mendatangi Mapolda DIY, Kamis, 7 Juli 2022./Dok Istimewa/
Perwakilan NTT, Maluku, dan Papua yang terlibat kericuhan di Babarsari, Depok, Sleman, mendatangi Mapolda DIY, Kamis, 7 Juli 2022./Dok Istimewa/

SLEMAN, suaramerdeka-wawasan.com - Tiga pihak yang terkait kericuhan di Babarsari, Depok, Sleman, sepakat berdamai demi menjaga suasana kondusif di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Kesepakatan damai dari pihak NTT, Maluku, dan Papua itu dilakukan di Mapolda DIY pada Kamis, 7 Juli 2022, namun proses hukum terhadap para pelaku tetap berjalan.

Sekjen Forum Pemuda NTT Indonesia, Talla Alor mengatakan, telah bersepakat untuk menyelesaikan kasus ini, dan mengupayakan agar ke depan tidak terjadi gesekan kembali.

Baca Juga: Buntut Kericuhan di Babarsari Sleman, Polda DIY Tetapkan Dua Tersangka

''Kami selaku keluarga baik dari NTT, dari Amkei dan Papua, sepakat akan menyelesaikan ini secara kekeluargaan.

Itu kesepakatan kami, dan kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk tidak terjadi lagi gesekan-gesekan di bawah,'' jelas Talla di Mapolda DIY, Kamis, 7 Juli 2022.

Salah satu iktikad baik yang ditunjukkan Forum Pemuda NTT, yakni dengan menyerahkan dua orang, salah satunya merupakan DPO tersangka kasus penyerangan di Jambusari yang memicu kerusuhan Babarsari.

Baca Juga: Cabuli Muridnya Dua Tahun hingga Alami Trauma, Guru SD di Ungaran Ditangkap Polres Semarang

''Yang kami serahkan dua orang, saudara L dan B,'' kata Talla, yang sepakat untuk menyerahkan kasus ini ke polisi.

Di kesempatan yang sama, Ketua Harian DPP AMKEI Indonesia Rais Kei, memohon maaf kepada warga Yogyakarta akibat kerusuhan beberapa waktu lalu.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

5 Sepatu Converse Original Paling Keren

Jumat, 16 Desember 2022 | 13:20 WIB
X