Jika Kasus Covid 19 di Indonesia Menanjak Lagi, Luhut: Vaksin Booster Bakal Dijadikan Syarat Perjalanan

- Jumat, 24 Juni 2022 | 10:10 WIB
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan. /Dok Istimewa/
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan. /Dok Istimewa/

BANDARLAMPUNG, suaramerdeka-wawasan.com - Menko Marves (Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi), Luhut Binsar Pandjaitan, mulai mempersiapkan kebijakan untuk mengatasi penyebaran kasus Covid 19 yang menanjak lagi.

Ia mengatakan, pemerintah bakal menjadikan vaksin booster sebagai syarat perjalanan, jika kasus Covid 19 kembali melonjak.

Menurutnya, kebijakan itu bisa diterapkan jika kasus Covid 19 terus meningkat hingga Juli 2022.

Baca Juga: Terkait Candaan Megawati, Papmiso Berharap Tukang Bakso Tidak Tersulut Emosi

''Ayo mari kita semua ber-booster ria,'' ajak Luhut dalam puncak acara Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia Lagawifest 2022 yang digelar di Lampung pada Kamis, 23 Juni 2022 dikutip suara.com.

''Karena kalau Juli nanti angka (kasus Covid 19) ini masih terus naik, belum terhenti, kita akan mungkin membuat persyaratan perjalanan itu harus booster. Ini demi kita semua,'' lanjutnya.

Luhut mengatakan, situasi pandemi di Indonesia hingga kini masih terkendali, meskipun ada kecenderungan naik karena varian omicron BA.4 dan BA.5.

Baca Juga: Ganjar Umumkan lewat Twitter Ada Enam Koridor Bus Trans Jateng, Warganet Laporkan: Sopirnya Diedukasi

Koordinator PPKM Jawa-Bali itu meyakinkan, meski ada varian baru Covid 19, tingkat keterisian rumah sakit masih rendah 96,5 persen dibandingkan puncak kasus Omicron.

Ia menyebut, bed occupancy ratio juga masih tercatat rendah yaitu 1,9 persen.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

BRI Peduli Berikan Bantuan Pada Korban Gempa Cianjur

Selasa, 22 November 2022 | 19:13 WIB
X