Terkait Candaan Megawati, Papmiso Berharap Tukang Bakso Tidak Tersulut Emosi

- Jumat, 24 Juni 2022 | 09:59 WIB
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati, menikmati bakso gerobakan yang diundang saat Rakernas. /Dok Istimewa/
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati, menikmati bakso gerobakan yang diundang saat Rakernas. /Dok Istimewa/

JAKARTA, suaramerdeka-wawasan.com - Papmiso (Paguyuban Pedagang Mie dan Bakso) meminta anggotanya tidak tersulut emosi dengan pernyataan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, yang menyinggung profesi mereka.

Ketua Papmiso, Lasiman berharap, setiap anggotanya harus bersikap dewasa atas pernyataan Megawati tersebut, karena tidak secara langsung menyinggu personal para tukang bakso.

''Kalau tersinggung ya wajar, tapi kami tukang bakso ya jangan terpancing dan emosial bahwa dianggap meremehkan pedagang bakso, ya tidak.

Saya pikir itu tidak menyebut pribadi tukang bakso, tukang kan banyak, ada pedagang mikro, menengah, dan restoran bakso besar,'' kata Katiman kepada wartawan pada Jumat, 24 Juni 2022.

Baca Juga: Dua Orang JCH dari Embarkasi Solo Meninggal di Tanah Suci, Penyebabnya Sama: Sakit Jantung

Dia menangkap pernyataan Megawati, sebagai hal wajar sebagai tokoh politik yang pernah menjadi Presiden RI, tentu tidak sembarangan dalam menentukan menantu yang ideal untuk anak-anaknya.

''Ibu Mega ini kan orang besar, anak-anaknya juga orang besar, kalau ibaratnya beliau-beliau ini kasta Brahmana, sedangkan kami tukang bakso ini kasta Sudra, masyarakat kecil.

Siapa saja yang namanya orang tua kalau ingin meminang menantu itu kan harus dicari bebet, bibit, bobot, mosok seorang pejabat besar mau mengambil tukang bakso, ya tidak mungkin,'' jelasnya.

Baca Juga: Babi Hutan Serang Tiga Warga di Kabupaten Magelang, Dua Orang Mengalami Luka Parah

Seperti diketahui, sebelumnya dalam Rapat Kerja Nasional II PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri menyampaikan pidato, namun tak hanya soal politik yang dibahas.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X