Cegah Omicron Ba.4 dan BA.5, Presiden Jokowi Minta Akses Vaksin Booster Lebih Dipermudah

- Senin, 13 Juni 2022 | 17:55 WIB
Presiden RI, Joko Widodo. /Dok Istimewa/
Presiden RI, Joko Widodo. /Dok Istimewa/

JAKARTA, suaramerdeka-wawasan.com - Presiden Joko Widodo meminta, akses vaksin booster lebih dipermudah, agar warga mudah mendapatkannya.

Demikian dikatakan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, usai rapat terbatas yang dipimpin Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Senin.

Menurut Budi, Presiden Jokowi berharap vaksin booster untuk mencegah kenaikan kasus, terutama setelah munculnya varian Omicron BA.4 dan BA.5.

Baca Juga: Pengendara Motor Ditabrak Truk di Kota Semarang Meninggal, Sopir yang Sempat Kabur Akhirnya Ditangkap

Dengan mendapat vaksin booster, kata Budi menyampaikan harapan presiden, maka daya tahan dari imunitas masyarakat dapat bertambah sekitar enam bulan ke depan.

''Bapak Presiden juga beri arahan, agar booster ini lebih mudah diterima. Setiap acara-acara besar kalau bisa diwajibkan menggunakan booster, agar bisa memastikan teman-teman yang mengikuti acara besar itu relatif aman,'' paparnya.

Dengan booster ini, katanya lagi, daya tahan imun masyarakat akan bertahan enam bulan lagi sampai Februari-Maret tahun depan.

Baca Juga: BMKG Prediksi Pantai Selatan Jateng dan DIY Berpotensi Gelombang Tinggi, Masyarakat Diimbau Waspada

''Jika itu bisa kita jaga, maka Indonesia mungkin bisa jadi satu negara yang pertama dalam 12 bulan tidak mengalami lonjakan kasus, karena biasanya setiap enam bulan kan lonjakan kasus itu terjadi,'' jelasnya.

Budi berharap, jika masyarakat sudah terlindungi vaksin booster, tidak terjadi peningkatan kasus Covid-19 secara signifikan menjelang perayaan Idul Adha pada awal Juli 2022, dan perayaan ulang tahun kemerdekaan pada 17 Agustus 2022.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

BRI Peduli Berikan Bantuan Pada Korban Gempa Cianjur

Selasa, 22 November 2022 | 19:13 WIB
X