Waspada! Mulai Awal Juni 2022, Kemenkes Menyebut Ada Subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 dari Covid 19

- Minggu, 12 Juni 2022 | 18:07 WIB
Ilustrasi Covid 19. /Pixabay/
Ilustrasi Covid 19. /Pixabay/

JAKARTA, suaramerdeka-wawasan.com - Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyebutkan, saat ini subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 dari Covid 19 sudah ditemukan di Indonesia.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan RI, dr Mohammad Syahril SpP MPH, mengatakan, subvarian terbaru ini diketahui memiliki tingkat keparahan yang lebih rendah daripada subvarian sebelumnya.

''Dari laporan itu disampaikan, bahwa transmisi BA.4 maupun BA.5 memiliki kemungkinan menyebar lebih cepat dibandingkan subvarian omicron BA.1 dan BA.2,'' jelas Syahril dalam keterangan pers pada Minggu, 12 Juni 2022.

Baca Juga: Jenazah Eril Tiba di Bandara Soekarno Hatta, Ridwan Kamil Bakal Pimpin Sholat Jenazah di Gedung Pakuan

Dia mengatakan, tingkat keparahan dari BA.4 dan BA.5, tidak ada indikasi menyebabkan kesakitan lebih parah dibandingkan varian omicron lainnya.

Syahril mengatakan, di tingkat global secara epidemiologi subvarian BA.4 sudah dilaporkan sebanyak 6.903 sekuens melalui GISAID.

Laporan tersebut, tambah Syahril, berasal dari 58 negara dan ada 5 negara dengan laporan BA.4 terbanyak, antara lain Afrika Selatan, Amerika Serikat, Britania Raya, Denmark, dan Israel.

Baca Juga: Dari Warga untuk Eril, Dinding Seluruh Ruangan Gedung Pakuan Bandung Penuh Tempelan Testimoni

Sedangkan BA.5, sambungya lagi, sudah dilaporkan sebanyak 8.687 sekuens dari 63 negara.

''Ada lima negara dengan laporan sekuens terbanyak yaitu Amerika, Portugal, Jerman, Inggris, dan Afrika Selatan,'' tandasnya.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

BRI Peduli Berikan Bantuan Pada Korban Gempa Cianjur

Selasa, 22 November 2022 | 19:13 WIB
X