Aplikasi PeduliLindungi Tetap Banyak Manfaatnya, Pemerintah Rencanakan Digitalisasi Kesehatan Masyarakat

- Minggu, 12 Juni 2022 | 11:22 WIB
Ilustrasi aplikasi PeduliLindungi. /Dok Kominfo/
Ilustrasi aplikasi PeduliLindungi. /Dok Kominfo/

JAKARTA, suaramerdeka-wawasan.com - Meski kondisi pandemi Covid 19 makin melandai, aplikasi PeduliLindungi bakal terus bisa digunakan.

Chief Digital Transformation Office (DTO) Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Setiaji, mengungkapkan, masa depan aplikasi PeduliLindungi bakal bisa memantau data kesehatan masyarakat Indonesia.

''PeduliLindungi akan kami gunakan untuk mengintegrasikan data-data kesehatan masyarakat,'' jelas Setiadji dalam konferensi pers bersama Huawei di Jakarta pada Jumat lalu, 10 Juni 2022.

Baca Juga: Demi Cinta, Warga Binaan Lapas Kelas I Semarang Nikahi Kekasihnya di Penjara

Menurutnya, masyarakat bisa mengintegrasikan data-data kesehatan dari aplikasi PeduliLindungi.

''Kami akan mulai dari vaksinasi anak-anak mulai dari vaksin demam berdarah (DBD), campak, polio, dan sebagainya, sehingga akan muncul sertifikatnya di PeduliLindungi,'' paparnya.

Ia mengatakan, Kemenkes dan pemerintah saat ini memiliki rencana untuk mendigitalisasi kesehatan.

Baca Juga: BPJS Kesehatan Bakal Hapus Kepesertaan Sistem Kelas, Mulai Juli 2022 Diberlakukan Standar

''Mereka menyiapkan sebuah cara agar seluruh aktivitas kesehatan masyarakat bisa direkam sejak dalam kandungan, baik dari ibu maupun bayi dalam kandungan,'' jelasnya.

Setiaji beralasan, hal itu demi mengatasi isu stunting atau kondisi gagal tumbuh, yang terjadi pada anak balita (bayi di bawah lima tahun) akibat kekurangan gizi.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

BRI Peduli Berikan Bantuan Pada Korban Gempa Cianjur

Selasa, 22 November 2022 | 19:13 WIB
X