PMK pada Hewan Ternak Cepat Menyebar, Menteri Pertanian: Tidak Berbahaya bagi Kesehatan Manusia

- Rabu, 11 Mei 2022 | 20:08 WIB
Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, saat berkunjung ke Kabupaten Gresik. /Dok Humas Kementan/
Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, saat berkunjung ke Kabupaten Gresik. /Dok Humas Kementan/

GRESIK, suaramerdeka-wawasan.com - Meski PMK (penyakit mulut dan kuku) pada hewan terkonfirmasi dapat menyebar cepat mengikuti arus transportasi daging dan ternak terinfeksi, namun dipastikan tak berisiko terhadap kesehatan manusia.

Hal ini diperkuat pernyataan Menteri Kesehatan beberapa waktu lalu. Bahkan, Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo juga menegaskan, bahwa kasus PMK ini tidak berbahaya bagi manusia.

Seperti diketahui, PMK atau dikenal sebagai Foot and Mouth Disease adalah penyakit hewan menular, yang menyerang ternak seperti sapi, kerbau, kambing, dan babi.

Baca Juga: Antisipasi PMK pada Hewan Ternak, Gubernur Jateng Instruksikan Jajarannya Siaga di Wilayah Perbatasan

Saat berkunjung ke Kabupaten Gresik, Menteri Pertanian berharap PMK yang mewabah berada pada level yang ringan, dengan tingkat risiko rendah sehingga jenis PMK ini dapat ditangani secara cepat.

''Hari ini kita harus berhadapan dengan PMK, tetapi mudah-mudahan levelnya ringan, yang mutasi atau tingkat penyebarannya tidak terlalu tinggi dan tingkat kematiannya pasa hewan rendah,'' jelas Mentan dikutip dari suara.com.

Mentan mengatakan, yang perlu dipahami penyakit PMK memang berbahaya bagi hewan, tetapi tak menular atau tidak berisiko pada kesehatan manusia, sehingga perlu dilakukan berbagai upaya untuk mengatasi PMK.

Baca Juga: Upaya Putus Peredaran Narkoba, 11 Napi Kategori Bandar di Lapas Kelas I Semarang Dipindah ke Nusakambangan

Sementara itu, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Nasrullah, mengatakan hasil laboratorium, menunjukkan beberapa ternak yang terkonfirmasi positif PMK memiliki tingkat kematian yang rendah.

''Alhamdulillah sampai hari ini kematian sangat rendah hanya 1,1 persen dari jumlah ternak yang terinfeksi virus PMK ini,'' paparnya.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X