Pemerintah Izinkan Acara Halalbihalal dengan Prokes Ketat, Tanpa Makan dan Minum. Lho?

- Senin, 18 April 2022 | 16:29 WIB
Menko Perekonomian dan Koordinator PPKM Luar Jawa dan Bali, Airlangga hartarto. /Dok Istimewa/
Menko Perekonomian dan Koordinator PPKM Luar Jawa dan Bali, Airlangga hartarto. /Dok Istimewa/

JAKARTA, suaramerdeka-wawasan.com - Pemerintah mengizinkan kerumunan orang saat merayakan Idul Fitri 1443 Hijriah tahun 2022, tapi tetap diwajibkan memenuhi protokol kesehatan Covid-19.

Salah satu perayaan Idul Fitri itu adalah diselenggarakannya acara halalbihalal, namun tidak disertai dengan makan dan minum.

Demikian Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, yang juga Koordinator Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) luar Jawa dan Bali dalam konferensi pers di YouTube Sekretariat Presiden, Senin, 18 April 2022.

Baca Juga: Pawang Satwa Tewas Diterkam Harimau Benggala, untuk Sementara TRMS Serulingmas Banjarnegara Ditutup

''Bapak Presiden juga memberikan catatan terkait dengan kegiatan-kegiatan menjelang halalbihalal nanti,'' kata Airlangga Hartarto.

Terutama, tegasnya lagi, untuk kegiatan halalbihalal diselenggarakan dengan protokol kesehatan, dan diimbau untuk tidak ada makan minum.

Ia menyebutkan, hal ini sebagai imbauan, jika memang harus makan dan minum, pemerintah meminta warga untuk selalu menjaga jarak saat membuka masker.

Baca Juga: Kecelakaan di Tol Paspro, Dua Personel Kelompok Musik Debu Meninggal dan Dua Alami Luka Berat

''Kemudian juga terkait dengan kegiatan yang di tempat hiburan atau keramaian, agar dilakukan sesuai dengan prokes dan juga sesuai dengan kapasitas,'' jelasnya.

Airlangga mengatakan, soal teknis mengenai hal ini akan diatur lebih lanjut dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri, yang akan diterbitkan esok hari.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

BRI Peduli Berikan Bantuan Pada Korban Gempa Cianjur

Selasa, 22 November 2022 | 19:13 WIB
X