Upaya Tekan Angka Kematian, Masyarakat yang Terpapar Covid 19 Diminta Segera Lakukan Pemeriksaan Medis

- Selasa, 8 Maret 2022 | 22:31 WIB
Juru Bicara Satgas Covid 19, Wiku Adisasmito. /Dok Istimewa/
Juru Bicara Satgas Covid 19, Wiku Adisasmito. /Dok Istimewa/

Dikatakan, setelah melewati puncak Omicron pada tanggal 20 Februari 2022, saat ini kasus positif Covid-19 terus menunjukkan penurunan.

Baca Juga: Dua Bocah Kakak Beradik Terseret Arus Aliran Sungai Tuntang, Hingga Kini Belum Diketemukan

Disampaikan, dalam kurun waktu kurang lebih 1 bulan, kasus mingguan meningkat cukup tajam menjadi hampir 400.000 kasus. Saat ini, katanya lagi, hanya berselang dua minggu Indonesia berhasil menurunkan kasus hampir setengahnya menjadi 200.000 kasus.

''Tentunya angka ini masih tinggi dan masih menjadi tugas kita bersama untuk menurunkannya menjadi, seperti sebelum puncak yang hanya berkisar 1.000 kasus dalam satu minggu,'' katanya.

Sementara itu, tambahnya lagi, persentase kesembuhan akibat Covid-19 di Indonesia kembali mengalami peningkatan menjadi hampir 90 persen.

Baca Juga: Diduga Merupakan Jaringan, Lima Orang Pengedar Sabu Diringkus Polres Demak Berikut Barang Buktinya

Peningkatan kesembuhan itu, lanjutnya, dibarengi dengan mulai turunnya angka keterisian tempat tidur rumah sakit rujukan Covid-19 nasional selama 10 hari terakhir, dari 38,79 persen menjadi 28,2 persen.

''Meski begitu, kesiagaan menuju periode transisi dan adaptasi terus ditingkatkan dengan menambah jumlah tempat tidur,'' terangnya.

Wiku menambahkan, jika melihat angka kasus aktif di dalam negeri, Indonesia masih terbilang tinggi. Per tanggal 7 Maret 2022 tercatat jumlah kasus aktif sebanyak 44.8273 kasus.

Baca Juga: Seorang Pria di Desa Pojok Kabupaten Kediri Ngamuk Bacok 10 Orang, Empat Korban Meninggal dan Enam Alami Luka

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

BRI Peduli Berikan Bantuan Pada Korban Gempa Cianjur

Selasa, 22 November 2022 | 19:13 WIB
X