Waspada, Ketua Satgas Covid-19 IDI: 28 Warga Kudus Terinfeksi Virus Varian Delta India

- Minggu, 13 Juni 2021 | 17:04 WIB
Seorang pria membawa kayu berjalan melewati tumpukan kayu pemakaman orang-orang yang meninggal karena Covid-19 saat kremasi massal, di sebuah krematorium di New Delhi, India /Reuters/Adnan Abidi
Seorang pria membawa kayu berjalan melewati tumpukan kayu pemakaman orang-orang yang meninggal karena Covid-19 saat kremasi massal, di sebuah krematorium di New Delhi, India /Reuters/Adnan Abidi

JAKARTA,suaramerdeka-wawasan.com-Masyarakat Indonesia perlu waspada. Virus yang menyebabkan tsunami Covid-19 di India atau disebut varian Delta sudah masuk ke Indonesia. Hal ini dibuktikan, dengan terpaparnya 28 warga Kudus, Jawa Tengah yang terinfeksi virus varian Delta.

Profesor Zubairi Djoerban, Ketua Satgas Covid-19 dari Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), memperingatkan bahaya dengan munculnya varian Delta di Indonesia, virus yang menyebabkan tsunami Covid-19 di India.

Zubairi Djoerban melalui akun Twitter pribadinya, @ProfesorZubairi melaporkan, varian Delta telah menginfeksi 28 warga Kudus, Jawa Tengah.

Baca Juga: Sri Mulyani: Dunia Hadapi Katastrofe Perubahan Iklim, Indonesia Tetap Berkomitmen Turunkan Emisi

"Peringatan. Varian India (Delta) ditemukan pada 28 warga Kudus. Sedikit kelalaian kita, maka bisa menyebabkan bahaya lebih besar," tulisnya pada Minggu 13 Juni 2021.

"Australia, yang kontrol perbatasannya ketat, bisa ditembus varian ini, yang memang bisa transmisibilitas (daya penularan) lebih cepat dibanding varian lain. Kita harus Waspada." kata Profesor Zubairi.

Di sisi lain, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan.

"Sekali lagi dicatat, varian baru virus Covid-19 sudah masuk kudus. Maka, masyarakat harus sadar betul yang lebih cepat dibanding virus varian sebelumnya," ucap Ganjar Pranowo dikutip Pikiran-rakyat.com dari Antaranews pada Minggu, 13 Juni 2021.

Selanjutnya, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berencana memperbanyak pengambilan sampel genome pasien Covid-19 dari beberapa kabupaten.

Hal itu dilakukan untuk mengetahui penyebaran Covid-19 varian Delta apakah hanya di Kudus atau terdapat di tempat lain juga.

Halaman:

Editor: Kusmiyanto

Sumber: PikiranRakyat.com

Tags

Terkini

X