Indonesia Masuki Gelombang Ketiga Pandemi Covid 19, Zubairi: Masyarakat Jangan Panik, Tetap Jalani Prokes

- Senin, 31 Januari 2022 | 14:54 WIB
Ketua Satgas Covid 19 PB IDI, Profesor Zubairi Djoerban. /Instagram.com/@profesorzubairi/
Ketua Satgas Covid 19 PB IDI, Profesor Zubairi Djoerban. /Instagram.com/@profesorzubairi/

JAKARTA, suaramerdeka-wawasan.com - Ketua Satuan Tugas Covid-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Zubairi Djoerban, meminta masyarakat tak panik, meski Indonesia telah memasuki gelombang ketiga pandemi Covid-19 varian Omicron.

''Jangan panik. Kita bisa atasi sebelum jadi lebih buruk. Pemutusan rantai penularan harus dilakukan cepat dan efisien,'' kata Zubairi, Senin, 31 Januari 2022.

Walau begitu, dia meminta masyarakat tetap menjalani protokol kesehatan (prokes) 5M, yaitu memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas agar lonjakan tidak semakin tinggi.

Baca Juga: Salah Satu Pengurus Pulang dari Jakarta, 19 Santriwati Ponpes di Bangsri Kabupaten Jepara Positif Covid 19

Dia juga meminta seluruh tenaga kesehatan untuk bersiap dan fokus, agar lonjakan pandemi ketiga ini tidak mengakibatkan lebih banyak korban jiwa.

Menurut Zubairi, sejumlah indikator masa pandemi memasuki gelombang ketiga terlihat dari penambahan kasus positif, angka keterpakaian tempat tidur, dan positivity rate yang terus naik.

''Bagi yang mengira kita telah masuk gelombang tiga, ya kita telah 'berhasil' memasukinya. Kasus naik tiap hari, BOR dan positivity rate juga, plus klaster,'' paparnya.

Baca Juga: Varian Omicron Sedang Mewabah, Begini Imbauan Ganjar Soal Perayaan Imlek 2022

Tak lupa Zubairi mengucapkan terima kasih kepada semua rekan dan kolega, seperti dokter, perawat, sopir ambulans, sekuriti RS, yang selama ini berada di belakang layar.

''Kita masih berada di waktu yang sulit. Utamakan keselamatan. Terus waspada. Sabar. Jangan terprovokasi. Fokus saja. Bismillah kita bisa,'' tandas Zubairi.***

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X