2 Kasus Penghimpunan Dana Ilegal Dibongkar, Kapolri : Rugikan Warga Hingga Triliunan

- Jumat, 28 Januari 2022 | 05:56 WIB
Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo berikan keterangan ungkap kasus penghimpunan dana ilegal sepanjang tahun 2021 di Jakarta, Kamis, 27 Januari 2022. ist/suaramerdeka-wawasan.com
Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo berikan keterangan ungkap kasus penghimpunan dana ilegal sepanjang tahun 2021 di Jakarta, Kamis, 27 Januari 2022. ist/suaramerdeka-wawasan.com

Setidaknya, ada 89 perkara yang diungkap dengan 65 tersangka, dimana empat diantaranya Warga Negara Asing (WNA).

Baca Juga: Pratama Arhan Menjadi Bintang Kemenangan Timnas Indonesia atas Timnas Timor Leste 4-1

Adapun salah satu kasus pinjol yang menjadi perhatian publik adalah kasus PT. Asia Fintek Teknologi.

Perusahaan ini bertindak sebagai perusahaan penyelenggara transfer dana dalam kegiatan pinjol ilegal tersebut bermitra dengan beberapa koperasi simpan pinjam.

Terkait hal itu, Polri menetapkan 13 orang tersangka dengan rincian 7 orang tersangka merupakan penagih hutang.

Baca Juga: Berkat Perjanjian Ektradisi Indonesia-Singapura, KPK akan Pulangkan Buron Paulus Tannos

Lalu, empat orang yang terdiri dari dua WNA dan dua WNI merupakan direksi PT. Asia Fintek Teknologi.

Satu orang WNA sebagai pemilik KSP Inovasi Milik Bersama yang memiliki aplikasi jasa pinjaman online ilegal dan satu orang sebagai orang yang meregister sim card secara ilegal.

"Penyidik telah melakukan pemblokiran dan penyitaan terhadap rekening milik PT. Asia Fintek Teknologi digunakan sebagai penampung dana berjumlah sekitar Rp 239 miliar," ujar Sigit.

Baca Juga: Bentrokan Warga Ori vs Kariuw di Maluku Tengah, Sedikitnya 2 Tewas dan Seorang Polisi Alami Luka Tembak

Halaman:

Editor: Kusmiyanto

Sumber: Polrestabes Semarang

Tags

Terkini

X