Marzuki Alie Peringatkan Jokowi Soal Dampak ,Jika Pendidikan dan Sembako Dikenai Pajak

- Jumat, 11 Juni 2021 | 14:49 WIB
Mantan Ketua DPR RI, Marzuki Alie. /Instagram/@marzukialie
Mantan Ketua DPR RI, Marzuki Alie. /Instagram/@marzukialie

JAKARTA, suaramerdeka-wawasan.com - Mantan Ketua DPR Marzuki Alie ikut bersuara menyikapi keriuhan publik soal rencana pemerintah akan mengenakan pajak untuk sektor pendidikan dan sembako.

Sebelumnya, di tengah ramainya perbincangan utang Indonesia yang disebut membengkak tiba-tiba mencuat isu lain yakni adanya rencana pemerintah menaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN).

Publik kemudian dikejutkan dengan kabar pemerintah yang saat ini dikabarkan menyiapkan skema mengenakan PPN untuk sektor jasa pendidikan dalam hal ini sekolah dan juga sembako.

Rencana ini diketahui berdasarkan draf Revisi Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (RUU KUP) yang beredar.

Sebagai informasi, jasa pendidikan atau sekolah sebelumnya tidak dikenai PPN.

Hal ini tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 223/PMK.011/2014 tentang Kriteria Jasa Pendidikan yang tidak dikenai PPN.

Sementara untuk sembako, mengacu dalam draf revisi di pasal 4A RUU KUP, akan dihapus dalam kelompok jenis barang yang tidak dikenai PPN.

Untuk diketahui, PPN adalah pajak yang dikenakan pada setiap transaksi jual beli barang atau jasa pada wajib pajak orang pribadi atau badan usaha yang mendapat status pengusaha kena pajak.

Selain itu, PPN merupakan jenis pajak konsumsi atau yang lebih dikenal value added tax atau goods and services tax.

Melalui cuitan di Twitter-nya, mantan Ketua DPR Marzuki Alie mengutarakan pendapatnya atas rencana pemerintah yang akan mengenakan pajak pada sektor pendidikan.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Sumber: PikiranRakyat.com

Tags

Terkini

X