Pelaku Pembakaran Sekolah Di Garut Terancam Hukuman 12 Tahun Penjara, Motif Sakit Hati

- Rabu, 26 Januari 2022 | 09:53 WIB
lustrasi pembakaran sekolah. Polisi menyebut pelaku pembakaran sekolah di Kabupaten Garut, Jawa Barat terancam hukuman  12 tahun penjara, motifnya sakit hati karena honor sebagai guru tidak dibayar.   /PIXABAY/fish96
lustrasi pembakaran sekolah. Polisi menyebut pelaku pembakaran sekolah di Kabupaten Garut, Jawa Barat terancam hukuman 12 tahun penjara, motifnya sakit hati karena honor sebagai guru tidak dibayar. /PIXABAY/fish96

GARUT, suaramerdeka-wawasan.com - Kasus pembakaran sekolah di Kabupaten Garut terungkap.

Pelakunya diketahui berinisial MA (53) merupakan mantan guru di sekolah tersebut ditangkap polisi.

Peristiwa pembakaran sekolah tersebut terjadi pada Jumat 14 Januari 2022 pukul 11.00 WIB.

Baca Juga: Mensos Tinjau Longsor di Kota Semarang, Hendi: Siap Fasilitasi jika Warga Bersedia ke Rusunawa

Dalam kasus pembakaran, jilatan api meludeskan ruang laboratorium dan ruang perpustakaan SMPN 1 Cikelet, Kabupaten Garut.

Kasat Reskrim Polres Garut, AKP Dede Sopandi, membenarkan telah melakukan penangkapan terhadap pelaku pembakaran sekolah berinisial MA.

Sedangkan motif dari pembakaran ini, kata AKP Dede, didasari oleh sakit hati.

Baca Juga: Cegah Bentrok Susulan di Sorong Papua, Polri Rangkul Tokoh Agama dan Masyarakat

Dimana dari pengakuan tersangka MA, bahwa dirinya nekat melakukan hal tersebut karena honornya sebagai guru selama 1996 hingga 1998 tidak dibayar.

Adapun cara tersangka MA membakar sekolah dengan cara menyiramkan bensin ke kertas yang ditaruk di bawa pintu kemudian dibakar.

Halaman:

Editor: Kusmiyanto

Sumber: pikiran-rakyat.com

Tags

Terkini

X