Ayo Tetap Prokes! Puncak Omicron di Indonesia Diprediksi Medio Februari hingga Awal Maret

- Minggu, 16 Januari 2022 | 21:44 WIB
Luhut Binsar Pandjaitan. /Dok Biro Humas Setkab/
Luhut Binsar Pandjaitan. /Dok Biro Humas Setkab/

JAKARTA, suaramerdeka-wawasan.com - Puncak gelombang Omicron di Indonesia, akan terjadi pada medio Februari hingga awal Maret 2022 mendatang.

Hal ini dikatakan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi atau Menko Marves, Luhut Binsar Pandjaitan, dalam keterangan pers hasil rapat terbatas soal PPKM secara daring di Jakarta, Minggu, 16 Januari 2022.

Menurut Luhut, prakiraan gelombang Omicron itu berdasarkan hasil pemantauan kasus Covid-19 di Afrika Selatan, yang menjadi tempat awalnya berkembang.

Baca Juga: Gempa di Provinsi Banten, hingga Kini Tercatat 1.909 Unit Rumah Rusak di Kabupaten Pandeglang

''Saya ulangi, dari hasil trajectory kasus Covid-19 di Afrika Selatan, puncak gelombang Omicron diperkirakan terjadi pada pertengahan Februari hingga awal Maret ini,'' tegas Luhut.

Dia mengatakan, pemerintah menyadari cepat atau lambat akan terjadi peningkatan kasus Covid-19, menyusul masuknya varian Omicron.

Apalagi, kata Luhut yang juga Koordinator PPKM Jawa-Bali itu, kasus Covid-19 per Sabtu, 15 Januari 2022 mencapai 1.054 kasus.

Baca Juga: Kurang dari 10 Jam, Suami Kejam Pembunuh Istrinya Dibekuk Tim Resmob Sat Reskrim Polrestabes Semarang

''Terakhir kita mencapai angka tersebut adalah pada 14 Oktober 2021 yang lalu,'' ungkap Luhut.

Berdasarkan data tersebut, katanya lagi, kasus transmisi lokal sudah lebih tinggi dari kasus transmisi yang disebabkan para pelaku perjalanan luar negeri atau PPLN.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X