Diperiksa 12 Jam, Terlapor Dugaan Kebencian Ferdinand Hutahaean Dipenjara di Bareskrim Polri

- Selasa, 11 Januari 2022 | 07:14 WIB
Kabag Penum Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Ahmad Ramadhan saat memberikan keterangan pers, tenatnag penahanan terlapor dugaan ujaran kebencian Ferdinand Hutahaean. //Divhumas Polri/ /
Kabag Penum Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Ahmad Ramadhan saat memberikan keterangan pers, tenatnag penahanan terlapor dugaan ujaran kebencian Ferdinand Hutahaean. //Divhumas Polri/ /

JAKARTA, suaramerdeka-wawasan.com - Setelah dilakukan pemeriksaan kurang lebih 12 jam, terlapor Ferdinand Hutahaean resmi jadi tersangka perkara kasus dugaan ujaran kebencian.

Setelah dinyatakan sebagai tersangka Bareskrim Polri, Senin, 10 Januari 2022 malam langsung melakukan penahanan.

Dengan demikian, kini terlapor Ferdinand Hutahaean resmi menghuni sel tahanan Bareskrim selama 20 hari ke depan.

Baca Juga: Pedangdut Velline Chu dan Suaminya Tertangkap Nyabu, Ancamannya 12 Tahun Penjara

Penahanan terlapor dugaan ujaran kebencian bermuatan SARA ini untuk memeudahkan kelancaran penyidikan selanjutnya.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan membenarkan penahanan terlapor dugaan ujaran kebencian terlapor Ferdinand Hutahaean.

'' Kini statusnya menjadi tersangka, penyidik menaikkan dari penyelidikan ke penyidikan dan ditahan,'' ungkap Brigjen Ahmad Ramadhan.

Baca Juga: Dugaan Ujaran Kebenciian, Ferdinand Hutahaean Hari ini Diperiksa Bareskrim Polri

Dikatakan Berigjen Ramadhan, Ferdinand Hutahaean terjerat pasal 14 ayat 1 dan 2 UU 1946, tentang hukum pidana dan pasal 45 ayat 2 juncto pasal 28 ayat 2 UU ITE.

Sebelumnya, hasil gelar perkara memutuskan menaikkan kasus dari penyelidikan menjadi penyidikan.

Halaman:

Editor: Kusmiyanto

Sumber: Divisi Humas Mabes Polri

Tags

Terkini

KPK Geledah Gedung Mahkamah Agung

Sabtu, 24 September 2022 | 00:50 WIB
X