2 Terduga Korupsi Proyek Infrastruktur GPON Dicekal, Bareskrim Polri : Resmi Tersangka

- Selasa, 30 November 2021 | 06:04 WIB
Ilustrasi Koruptor. Polri tetapkan 2 terduga  korupsi  pengadaan barang/jasa pembangunan infrastruktur Passive Optical Network (GPON). jadi tersangka,  keduanya dicekal ke luar negeri.  /Dok. Pikiran Rakyat
Ilustrasi Koruptor. Polri tetapkan 2 terduga korupsi pengadaan barang/jasa pembangunan infrastruktur Passive Optical Network (GPON). jadi tersangka, keduanya dicekal ke luar negeri. /Dok. Pikiran Rakyat

JAKARTA, suaramerdeka-wawasan.com - Bareskrim Polri melakukan pengusutan terhadap dugaan korupsi pengadaan barang/jasa pembangunan infrastruktur Passive Optical Network (GPON).

Dalam pengusustan tersebut Polri menduga maling uang rakyat tersebut dilakukan oleh PT JIP pada 2017-2018.

Setelah dilakukan penyelidikan, Polri menetapkan dua terduga korupsi yaitu Mantan Direktur Utama (Dirut) PT Jakarta Infrastruktur Properindo (JIP), Ario Pramadhi.

Baca Juga: Kapolda Jateng Apresiasi Liga 2 PSSI di Jateng Berjalan Lancar : Suporter Dilarang Konvoi Motor

Sedangkan satu tersangka lainnya, Vice President Finance dan IT PT. JIP, Christman Desanto.

Kedua tersangka ini secara resmi sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh tim Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Dittipidkor) Bareskrim Polri.

"Tersangka atas nama Ario Pramadhi (Direktur Utama PT JIP) dan Christman Desanto," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono, dikutip dari pikiran-rakyat.com, Selasa, 30 November 2021.

Baca Juga: Cegah Virus Omicron, WNA 11 Negara Dilarang Masuk Indonesia, Berikut Rincian

Menurut Brigjen Rusdi, kasus maling uang rakyat ini terbongkar berkat laporan polisi yang teregister dengan nomor LP/A/0072/II/2021/Bareskrim tertanggal 5 Februari 2021.

Sedaangkan penyelidakannya, kata Brigjen Rusdi, dilakukan sejak 8 Februari 2021.

Halaman:

Editor: Kusmiyanto

Sumber: Pikiran-Rakyat.com

Tags

Terkini

X