Menteri ATR/BPN : Cegah Mafia Tanah, Pemilik Agar Merawat Lahan : ASN Terlibat Tindak Tegas

- Sabtu, 27 November 2021 | 10:30 WIB
Ilustrasi mafia tanah. Praktik mafia tanah melibatkan oknum pegawai BPN, satgas anti mafia Tanah  melakukan tindakan pegawai yang terlibat ada sejumlah sanksi tergantung dari pelanggarannya. /Pixabay/Mohamed_hassan
Ilustrasi mafia tanah. Praktik mafia tanah melibatkan oknum pegawai BPN, satgas anti mafia Tanah melakukan tindakan pegawai yang terlibat ada sejumlah sanksi tergantung dari pelanggarannya. /Pixabay/Mohamed_hassan

JAKARTA, suaramerdeka-wawasan.com - Kasus mafia tanah yang masih marak di Indonesia jadi perhatian serius pemerintah.

Guna memberantas dan mengusut praktik mafia tanah, pemerintah telah membentuk Satuan tugas (Satgas) Anti Mafia Tanah.

Merebaknya kasus mafia tanah tersebut sangat merugikan masyarakat, maka Kementrian Agraria dan tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (BPN) bersama Satgas melakukan pengusutan.

Baca Juga: Pornografi Picu Perkosaan dan Pembunuhan Bocah di Bandung , Menteri PPPA : Dijerat Pasal Berlapis

Dari hasil pengusutan diketahui, kasus mafia tanah melibatkan sejumlah oknum pegawai BPN.

Ada 125 pegawai Kementrian Agraria dan tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional (BPN) yang terlibat dalam kasus mafia tanah tersebut.

Pegawai yang terlibat tersebut sudah diberikan sanksi mulai dari pemecatan hingga peringatan tertulis, tergantung dari kesalahannya.

Baca Juga: Pemerintah Terapkan PPKM Level 3 pada Libur Nataru : TNI- Polri akan Cek SKM di Perbatasan Kota

“Pemerintah serius memerangi mafia tanah, dengan dukungan dari DPR RI serta KPK RI, kita ingin memerangi itu. Sehingga keadilan di bidang hukum dan pertanahan makin hari semakin baik,” tutur Sofyan dikutip dari pikiran-rakyat.com, Sabtu, 27 November 2021.

Para Aaparat Sipil Negara (ASN) yang terlibat kasus mafia tanah bekerja sama dengan oknum tertentu.

Halaman:

Editor: Kusmiyanto

Sumber: Pikiran-Rakyat.com

Tags

Terkini

X