Ekonom Rizal Ramli Sebut Maling Uang Rakyat Masih Marak : Pelaku Belum Ditangkap, Contoh Harun Masiku

- Jumat, 26 November 2021 | 10:18 WIB
Ilustrasi korupsi. Ekonom Rizal Ramli menilai kasus korupsi di Indonesia  memperihatinkan , pelaku masih banyak yang belum ditangkap, contoh Harun Masiku. /Pixabay
Ilustrasi korupsi. Ekonom Rizal Ramli menilai kasus korupsi di Indonesia memperihatinkan , pelaku masih banyak yang belum ditangkap, contoh Harun Masiku. /Pixabay

JAKARTA, suaramerdeka-wawasan.com - kasus tindak kejahatan korupsi di Indonesia masih saja terus terjadi.

Meski pelaku maling uang rakyat ini sudah banyak yang ditangkap Komisisi Pembrantasan Korupsi, Kepolisian dan Kejaksaan namun tak membuat yang lainnya jera.

Pelaku korupsi di Indonesia, pelakunuya rata-rata kelas menengah ke atas, mulai dari anggota DPR hingga politikus.

Baca Juga: Ketua BPPH Pemuda Pancasila Jakarta : Tak Salahkan Polisi : Demo Rusuh Ada Penyusup

Dalam pemberantasan korupsi di Indonesia perlu adanya hukuman yang berat yang membuat pelaku tersebut jera dan tidak melakukan maling uang rakyat.

Boleh dibilang maling uang rakyat di Indoensia masih tergolong marak.

Menanggapi maraknya korupsi di Indoensia, ekonom senior, doktor Rizal Ramli menyebutkan maraknya korupsi pengelolaan negara dalam membrantas tidak serius.

Baca Juga: Polisi Bongkar Perdagangan Manusi di Lumajang : Tersangka Wanita , Terancam 15 Tahun Penjara

Menurut Rizal Ramli, hingga saat ini masih banyak pelaku korupsi yang masuk dalam daftar pencarian Orang (DPO) yang belum tertangkap.

Rizal Rami mencontohkan kasus buronan KPK Harun Masiku yang saat ini belum tertangkap dan tidak terlacak keberadaannya.

Halaman:

Editor: Kusmiyanto

Sumber: Pikiran-Rakyat.com

Tags

Terkini

X