Polisi Tahan 15 Anggota PP dalam Aksi Demo di Gedung DPR : Sejumlah Senjata Tajam Disita

- Jumat, 26 November 2021 | 05:42 WIB
Ilustrasi tahanan.  Pokisi tetapkan 15 anggota ormas Pemuda Pancasila resmi jadi tersangka dan ditahan, dijerat pasal Undang-undang darurat, sejumlah senjata tajam dan dua butir peluru disita dalam unjuk rasa di Gedung DPR /MPR RI. /Pexels/Donald Tong
Ilustrasi tahanan. Pokisi tetapkan 15 anggota ormas Pemuda Pancasila resmi jadi tersangka dan ditahan, dijerat pasal Undang-undang darurat, sejumlah senjata tajam dan dua butir peluru disita dalam unjuk rasa di Gedung DPR /MPR RI. /Pexels/Donald Tong

JAKARTA, suaramerdeka-wawasan.com - Polisi melakukan penyelidikan terhadap dua butir milik salah seorang anggota ormas Pemuda Pancasila (PP) yang ditemukan saat melakukan demo.

Selain itu, Polisi juga mengamankan 21 anggota PP dalam aksi unjuk rasa di Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat pada 25 November 2021.

Dalam aksi unjuk rasa tersebut berlangsung ricuh.

Baca Juga: Pengakuan Kawanan Copet Satu Keluarga Asal Jakarta : Sekali Beraksi di Ajang Balap Peroleh Puluhan Ponsel

Polisi dalam peristiwa unjuk rasa tersebut juga menyita sejumlah senjata tajam dan dua butir peluru jenis reoverver.

"Salah satunya adalah membawa kedapatan dua butir peluru dua butir peluru yang diduga kaliber 38 yang punya revolver," ungkap Direskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat, dikutip dari pikiran-rakyat.com, Jumat, 26 November 2021.

Menurut Kombes Tubagus saat ini pihaknya telah melakukan pendalaman terhadap dua butir peluru tersebut.

Baca Juga: Bantuan Sosial Tidak Tepat Sasaran, Puluhan Ribu ASN Diketahui Terima Bansos

Polisi, kata Kombes Tubagus, akan melacak asal usul dua butir peluru tersebut dan tentunya senjata apinya.

Dari hasil pemeriksaan, dari 21 orang yang diamankan, 15 orang di antaranya resmi jadi tersangka dan dilakukan penahanan.

Halaman:

Editor: Kusmiyanto

Sumber: Pikiran-Rakyat.com

Tags

Terkini

X