Ketua Komisi VIII DPR Menegaskan Soal Haji 2021 Tak Ada Hubungannya dengan Kasus Habib Rizieq

- Kamis, 10 Juni 2021 | 10:38 WIB
Ketua Komisi VIII DPR Yandri Susanto. /Antara/Dewanto Samodro
Ketua Komisi VIII DPR Yandri Susanto. /Antara/Dewanto Samodro

JAKARTA,suaramerdeka-wawasn.com. Pernyataan Pengamat Politik Rocky Gerung yang menyatakan kegagalan calon jamaah haji 2021 yang dihubungkan dengan kasusnya Habib Rizieq mendapat tanggapan dari DPR RI.

Selain itu, Rocky Gerung juga mengatakan kegagalan berangkat calon haji 2021, juga akibat Indonesia  diplomasinya lemah.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi VIII DPR Yandri Susanto mengaku heran dengan adanya korelasi antara haji 2021 dengan kasus Habib Rizieq Shihab seperti yang sempat disampaikan Pengamat Politik Rocky Gerung.

Ketua Komisi VIII itu juga menyatakan sempat meminta ada dialog secara terbuka dengan Rocky Gerung dan mantan Menteri Perekonomian Rizal Ramli atas analisisnya mengenai haji 2021.

Baca Juga: Ganjar Dorong Balai Litbang Salatiga Jadi Pusat Tes Genome Squencing di Jateng

"Saya dapat kiriman video mengenai pernyataan Bang Rocky kita (Indonesia) batal haji karena diplomasi kita lemah, dikaitkan (kasus) Habib Rizieq," kata Yandri Susanto dikutip Pikiran-Rakyat.com dari kanal YouTube Najwa Shihab.

Menurut Yandri, Juga masalah dana haji, kata Rocky Gerung, bahwa kita punya hutang di Saudi. Sehingga kita tidak bisa berangkatkan haji. ''Nah itu yang mau saya dialogkan sama Bung Rocky Gerung," ujarnya.

Lebih lanjut, Yandri Susanto menilai diplomasi Indonesia sudah maksimal soal kuota haji 2021.

"Kita pastikan sampai hari ini memang bukan hanya indonesia yang tidak diberikan kuota haji. Kemarin dipertegas oleh Duta Besar (Arab Saudi) ke MUI," katanya.

Menurutnya, seluruh dunia belum mendapatkan kuota haji 2021, larang terbang bukan hanya Indonesia, penyumbang jamaah haji terbesar (yaitu) Mesir, Pakistan, Turki, Afrika Selatan, India, belum dibuka.

Halaman:

Editor: Kusmiyanto

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Terkini

X