Polisi Jerat Farid Ahmad , Zain An-Najah dan Anung dengan Undang-undang Teroris, Ancaman 15 Tahun Penjara

- Sabtu, 20 November 2021 | 07:31 WIB
Ilustrasi terorisme. Tiga tersangaka terduga  teroris Farid Okbah, Zain An Najah dan Anung dijerat dengan undang-undang terorisme ancaman hukuman 15 tahun penjara. /Dok. Pikiran Rakyat
Ilustrasi terorisme. Tiga tersangaka terduga teroris Farid Okbah, Zain An Najah dan Anung dijerat dengan undang-undang terorisme ancaman hukuman 15 tahun penjara. /Dok. Pikiran Rakyat

JAKARTA, suaramerdeka-wawasan.com - dari hasil pemeriksaan sementara terhadap tiga terduga teroris, Densus 88 Antiteror Polri menyebut ada hubungannya dengan pendanaan.

Dua terduga teroris masing-masing Farid Ahmad Okbah dan Zain An NaJah diduga kuat telah memberikan pendanaan untuk terorisme.

Sedangkan seorang terduga lainnya yaitu Anung Al Hamat merupakan organisasi sayap JI.

Baca Juga: BNPT : Siapa pun Terlibat Jaringan Terorisme Wajib Ditindak : Terduga Farid Okbah Teroris JI

Dalam hal ini terduga teroris Anung Al-Hamat mempunyai tugas memberikan bantuan hukum bernama Perisai Nusantara Esa.

Selain itu, farid Ahmad Okbah dan Zain Najah merupakan petinggi dari yayasan yang dibentuk untuk memberikan bantuan dana ke jaringan jammah islamiyah (JI).

Jaringan untuk pendanaan JI tersebut dinamai Lembaga Amil Zakat Badan MAl Abdulrahman Bin Auf (LAZ BM ABA).

Baca Juga: Densus 88 Ungkap Pendanaan Teroris Kelompok JI, Kemenag Minta Masyarakat Hati-hati Salurkan Infaq

Dengan peran dua terduga teroris Farid Okbah dan Zain An Najah diduga kuat sebagai pendana untuk teroris, maka ternacma hukuman 15 tahun penjara.

Hal ini menurut Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri Kombes Ahmad Ramadhan.

Halaman:

Editor: Kusmiyanto

Sumber: Pikiran-Rakyat.com

Tags

Terkini

X