Buruh Peralatan Kesehatan di Bekasi Minta Pemerintah Gunakan Tes Swab Covid-19 Produk Dalam Negeri

- Kamis, 18 November 2021 | 10:56 WIB
Buruh berunjuk rasa di tempat mereka bekerja di PT Sri Tita Medika di Bekasi minta pemerintah menggunakan alat tes Covid-19 produk dalam negeri, sehingga tempat kerjanya tidak kekurangan pesanan. /Pikiran Rakyat/Tommi Andryandy
Buruh berunjuk rasa di tempat mereka bekerja di PT Sri Tita Medika di Bekasi minta pemerintah menggunakan alat tes Covid-19 produk dalam negeri, sehingga tempat kerjanya tidak kekurangan pesanan. /Pikiran Rakyat/Tommi Andryandy

BEKASI, suaramerdeka-wawasan.com - Pabrik pembuatan peralatan kesehatan PT Sri Tita Medika di Bekasi megalami kelesuan.

Kelesuan akibat produk peralatan kesehatan yang dibuat oleh perusahaan tersebut mengalami kekurangan pesanan.

Hal ini diduga diakibatkan produk peralatan kesehatan seperti kebutuha untuk tes suap Covid-19 dikuasai asing.

Baca Juga: Mantan Napi Narkotika LP Yogyakarta Ungkap Kekerasan di Penjara , Dicambuk hingga Makan Pepaya Busuk

Akibat kelesuan tersebut, ratusan karyawan menyuarakan aspiranya karena selama bekerja kesejahteraannya makin memburuk.

Selain itu, karyawan meminta kepada perusahaan untuk memikirkan nasib karyawan telah dirumahkan.

"Kami mohon kepada pihak manajemen perusahaan untuk memperhatikan nasib kami kedepannya dan juga teman-teman kami yang sudah dirumahkan," kata Owi Indra, perwakilan buruh dikutip dari pikiran-rakyat.com. Kamis, 18 November 2021.

Baca Juga: Densus 88 Ungkap Pendanaan Teroris Kelompok JI, Kemenag Minta Masyarakat Hati-hati Salurkan Infaq

Menurut Owi, berdasarkan perundingan dari manajemen diperoleh keterangan bahwa kondisi perusahaan saat ini dalam keadaan lesu.

Pada pendemi Covid-19 saat ini, persoalan kesehatan sangat diprioritaskan, namun justru pabrik pembuatan perlengakapan kesehatan tersebu kekurangan pesanan.

Halaman:

Editor: Kusmiyanto

Sumber: Pikiran-Rakyat.com

Tags

Terkini

X