Menko Polhukam Mahfud MD Blak-Blakan Hukum di Indonesia Bisa Dibeli

- Minggu, 6 Juni 2021 | 08:43 WIB
Potret Mahfud MD. /Antara/Aditya Pradana Putra
Potret Mahfud MD. /Antara/Aditya Pradana Putra

JAKARTA, suaramerdeka-wawasan.com- Anggapan sebagian masyarakat tentang hukum di Indonesia bisa dibeli, ternyata dibenarkan oleh Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD.

Pernyataan Mahmud MD ini kembali membuat pernyataan yang heboh. Setelah sebelumnya menyebutkan negara korup adalah hal 'wajar', kali ini Mahfud MD menyebutkan soal jual beli hukum di Indonesia.

"Sekarang ini kenapa banyak korupsi? karena kalau kita bicara hukum, hukum itu sudah terlepas dari sukmanya," kata Mahfud MD dalam acara 'Perkembangan Situasi Aktual Politik, Hukum, dan Keamanan' di Universitas Gadjah Mada, dikutip pada Sabtu 5 Juni 2021.

Baca Juga: IDI Bantu 38 Dokter ke Kudus, Menkes: 50 Ribu Vaksin Siap Dikirim

Mahfud MD lantas menjelaskan bahwa hukum yang baik adalah yang menerapkan nilai-nilai dari agama, kesopanan, dan kesusilaan.

Namun masalahnya, kini hukum telah lepas dari nilai-nilai tersebut dan semua orang kini bisa mencari kebenaran atas nama hukum.

"Mau korupsi ada dalilnya kok sekarang. Kalau DPR katakan 'saya endak mau kalau enggak dikasih anggaran begini'. DPRD 'saya endak mau setuju Perda ini kalau saya tidak jatah begini' itu ada dalilnya," ujarnya.

Baca Juga: Kejahatan Cyber Crime Bi , Kominfo Berikan 3 Langkah Antisipatif Lindungi Data Pribadi

"Karena membuat Perda itu harus dengan persetujuan DPRD. Ditangkaplah itu Gubernur Jambi itu, karena buat proyek, DPRD tidak setuju (lalu) kasih Alphard satu-satu, kena. Perdanya jadi. Alasannya benar nih secara hukum, karena kewenangannya DPR, DPRD tingkat 1, 2, sampai pusat begitu mainnya," ungkapnya.

Menurut Mahfud MD, Hal tersebut tak hanya berlaku di DPRD, melainkan pengadilan pun kini memberlakukan hal tersebut.

Halaman:

Editor: Kusmiyanto

Sumber: PikiranRakyat.com

Tags

Terkini

BRI Peduli Berikan Bantuan Pada Korban Gempa Cianjur

Selasa, 22 November 2022 | 19:13 WIB
X