Oknum Polisi Diduga Terlibat Sindikat Mobil dan Motor Bodong

- Jumat, 28 Mei 2021 | 17:11 WIB
Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Lutfi saat berada di lokasi penyimpanan motor bodong. Foto. Annas
Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Lutfi saat berada di lokasi penyimpanan motor bodong. Foto. Annas

 

SM Wawasan. 325 motor bodong dan 41 mobil bodong berhasil disita petugas Polres Pati. Barang bukti tersebut rencananya akan dijual di Timor Leste.

Pembongkaran mobil dan motor bodong ini dilakukan oleh kelompok sindikat. Sembilan pelakunya kini masih diamankan petugas Polres Pati.

Adapun gudang penyimpanan barang ilegal di Jalan Raya Pati-Juwana disegel petugas. Salah satu anggota sindikat diketahui sebagi oknum petugas.

Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Luthfi saat gelar kasus mengatakan pembongkaran sindikat penjual motor dan mobil bodong berkat laporan masyarakat.

''Warga memberitahu ke petugas gudang tersebut sering keluar masuk motor dan mobil. Juga truk kontainer. Kami selidiki dan langsung kita gerebek, tegas Luthfi.

Petugas pun kembali melanjutkan pengembangan dengan berkoordinasi dengan pihak pelindo Tanjung Mas Semarang, didapatkan kembali 11 container yang siap kirim.


''Total ada sembilan tersangka yang diamankan. Modus operandinya, para tersangka berupaya mengelabui petugas , bahwa kendaran kendaraan tersebut akan dikirim ke Kalimantan, tetapi setelah dilakukan kroscek, ternyata akan dikirim kenegara Timur Leste, terang Luthfi.


Bisnis illegal itu dikatakannya bahkan telah berlangsung selama tiga tahun ini. Para tersangka diduga mendapatkan motor bodong itu secara online kepada masyarakat dan membeli secara rental maupun gadai lesing.

Kendaraan itu didapatkan hampir menyeluruh di Jawa Tengah. Bahkan ada satu tersangka yang bertugas mencari kendaraan.

Halaman:

Editor: Kusmiyanto

Tags

Terkini

KPK Geledah Gedung Mahkamah Agung

Sabtu, 24 September 2022 | 00:50 WIB
X