KPK Tak Gentar Diminta Hentikan Penyelidikan Dugaan Korupsi Formula E : Tetap Lakukan Pengusutan

- Senin, 15 November 2021 | 08:36 WIB
Ilustrasi.  Sejumlah kalangan meminta KPK menghentikan penyelidikan dugaan korupsi penyelenggaraan Formula E, Komisi Pembrantasan Korupsi tak gentar tetap melakukan pengusutan.  /Instagram.com/@fiaformulae
Ilustrasi. Sejumlah kalangan meminta KPK menghentikan penyelidikan dugaan korupsi penyelenggaraan Formula E, Komisi Pembrantasan Korupsi tak gentar tetap melakukan pengusutan. /Instagram.com/@fiaformulae

JAKARTA, suaramerdeka-wawasan.com - Dugaan korupsi penyelenggaraan Formula E di Jakarta, sejumlah kalangan minta KPK untuk menghentikan penyelidikan.

Hal ini menurut pakar Komisi Pembrantasan Korupsi (KPK) belum menemukan adnay unsur pidana dalam kasus dugaan Formula E tersebut.

Meski mendapat desakan untuk menghentikan penyelidikan dari sejumlah kalangan, namun KPK tak gentar dan kini masih terus melakukan penyelidikan terhadap dugaan korupsi Formula E.

Baca Juga: Polisi Gelar Olah TKP Kebakaran Kilang Minyak di Cilacap : CCTV jadi Bahan Penyelidikan

Hal ini ditegaskan oleh Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri bahwa KPK kini masih melakukan penyelidikan dugaan malung uang rakyat di Formula E tersebut.

Dijelaskan Ali Fikri, kini penyidik KPK sedang melakukan pendalaman data dan keterangan atau informasi dugaan korupsi di Formula E.

“Kami memastikan penyelidikan KPK terhadap penyelenggaran Formula E masih berproses. Tim masih terus mendalami berbagai data dan informasi, serta mengumpulkan keterangan yang dibutuhkan,” kata Ali, dikutip dari pikiran-rakyat.com, Senin, 15 November 2021.

Baca Juga: Pakar Hukum Sarankan KPK Hentikan Penyelidikan Dugaan Korupsi Formula E : Tak Temukan Unsur Pidana

Dengan masih dalam tahap pemnyelidikan, Ali Fikri, meminta kepada masyarakat jangan memberikan opini yang bisa menganggu kinerja tim penyelidik KPK.

Tolong, kata Ali Fikri, penyelidik KPK diberi kesempatan agar tetap fokus untuk bekerja, jangan justru membuat opini dan memuncukan kontraproduktif.

Menurut Ali Fikri, semua penanganan kasus korupsi yang ditangani KPK tidak bisa dpercepat atau diperlambat, semua tergantung dari penemuan alat bukti.

Halaman:

Editor: Kusmiyanto

Sumber: Pikiran-Rakyat.com

Tags

Terkini

X