Pakar Hukum Sarankan KPK Hentikan Penyelidikan Dugaan Korupsi Formula E : Tak Temukan Unsur Pidana

- Sabtu, 13 November 2021 | 08:32 WIB
Ilustrasi Formula E. Pakar Hukum Tata Negara Margarito menyarankan KPK menghentikan penyeldikan dugaan korupsi Formula E  karena tak ada usnur pidana.. /Instagram.com/@fiaformulae
Ilustrasi Formula E. Pakar Hukum Tata Negara Margarito menyarankan KPK menghentikan penyeldikan dugaan korupsi Formula E karena tak ada usnur pidana.. /Instagram.com/@fiaformulae

JAKARTA, suaramerdeka-wawasan.com - Penyelidikan dugaan kaorupsi dalam penyelanggaraan Formula E di Jakarta disorot.

Dalam penyelidikan Komisi Pembrantasan Korupsi (KPK) masih melakukan proses memintai keterangan sejumlah pihak yang mengetahui penyelenggaraan Formula E tersebut.

Selain itu, KPK masih melakukan pencarian adanya unsur pidana dalam dugaan korupsi tersebt.

Baca Juga: Mantan Penyidik Senior KPK Novel Sebut Maling Uang Rakyat Bentuk Penghianatan Terbesar

Menanggapi hal tersebut, Pakar Hukum Tata Negara, Margarito mengatakan, KPK agar menghentikan penyelidikan dugaan korupsi di Formula E.

Menurut Margarito, karena KPK belum menemukan unsur pidana dalam kasus ajang balap Formula E tersebut.

"Hal yang standar adalah dugaan pidananya sudah harus ada, bukan baru dicari-cari. Jadi, setiap tindakan penyelidikan itu diawali dengan asumsi pidananya sudah ada," tutur Margarito dikutip dari pikiran-rakyat.com, Sabtu, 13 November 2021.

Baca Juga: KPK Lakukan Penyelidikan Dugaan Korupsi Formula E : Siapapun yang Mengetahui Dimintai Keterangan

Diungkapkan Margarito, sejak awal dalam penyelidikan dugaan korupsi Formula E sudah ada kekeliruan.

Dimana, kata Margarito, dalam proses awal dalam kasus proses hukum harus menemukan aspek pidananya, namun ini tidak dilakukan.

Halaman:

Editor: Kusmiyanto

Sumber: Pikiran-Rakyat.com

Tags

Terkini

X