Mantan Penyidik Senior KPK Novel Sebut Maling Uang Rakyat Bentuk Penghianatan Terbesar

- Sabtu, 13 November 2021 | 07:51 WIB
Ilustrasi korupsi atau maling uang rakyat.  Korupsi merupakan bentuk penghianatan terbesar, maka perlu dilakukan tindakan tegas.  /Pixabay/mohamed_hassan
Ilustrasi korupsi atau maling uang rakyat. Korupsi merupakan bentuk penghianatan terbesar, maka perlu dilakukan tindakan tegas. /Pixabay/mohamed_hassan

JAKARTA, suaramerdeka-wawasan.com - Tindak kejahatan maling uang rakyat masih terjadi di Indonesia.

Pelaku maling uang rakyat tak jera-jera meski terus dilakukan penangkapan oleh Komisi Pembrantasan Korupsi (KPK), kepolisian dan kejaksaan.

Keberadaan pelaku korupsi atau maling uang rakyat sangat membahayakan negara.

Baca Juga: Polri akan Sikat Mafia Pelabuhan, Menko Marves : Pelaku Dipenjarakan

Kejahatan maling uang rakyat perlu ditindak tegas dan tanpa pandang bulu siapapun pelakunya harus ditindak.

Bagi mantan penydidik senior KPK, maling uang rakyat merupkan kejahatan yang sangat merugikan negara.

Menurut Novel Baswedan, tujuan Indonesia meredeka dan berdaulat tidak akan tercapai bila maling uang rakyat marak.

Baca Juga: KPK Lakukan Penyelidikan Dugaan Korupsi Formula E : Siapapun yang Mengetahui Dimintai Keterangan

“Korupsi itu bentuk pengkhianatan terbesar sebenarnya. Kita lihat, para pahlawan kemerdekaan, mereka telah mengupayakan bagaimana Indonesia bisa merdeka dan berdaulat,” kata Novel, dikutip dari pikiran-rakyat.com, Sabtu, 13 November 2021.

Dalam kanal YouTube Novel Baswedan, menyebut kemakmuran dan keadilan taka akan tercapai bila masih ada uang rakyat atau korupsi.

Halaman:

Editor: Kusmiyanto

Sumber: Pikiran-Rakyat.com

Tags

Terkini

X