MUI Sebut Penagih Utang dengan Kekerasan Haram : Aktivitas Pinjol Harus Diberantas

- Jumat, 12 November 2021 | 09:05 WIB
Ijtima Ulama Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) menetapkan aktivitas pinjaman online atau pinjol riba dan  haram. /Foto PMJ News
Ijtima Ulama Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) menetapkan aktivitas pinjaman online atau pinjol riba dan haram. /Foto PMJ News

JAKARTA, suaramerdeka-wawasan.com - Kasus pinjaman online (Pinjol) yang marak di Indonesia membuat sorotan dari berbagai kalangan.

Pinjol merupakan pinjaman uang melalui online dengan pencairan yang sangat mudah, namun bunganya sangat tinggi.

Bunga Pinjol membuat masyarakat yang meminjam uang di Pinjol menjadi stres dan bahkan membuat peminjam melakukan perbuatan nekat dengan bunuh diri.

Baca Juga: Warga Nigeria Tewas Diduga Dianiaya, Polisi Cari Barang Bukti dan Keterangan Saksi

Dalam aksinya, para penagih utang di Pinjol menggunakan model teror dan menyebarkan foto peminjam yang terlambat membayar utang ke media sosial.

Kasus Pinjol yang kini masih marak ini membuat kepolisian bertindak tegas dengan menangkap pelaku Pinjol yang masuk dalam katagori ilegal.

Tindakan tegas polisi ini dsambut baik oleh masyarakat dan sejumlah kalangan.

Baca Juga: Pengacara Vanessa Angel Berharap Sang Sopir Ditahan : Dihukum Maksimal, Biar Jera

Bahkan dengan tegas keputusan Ijtima Ulama Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) ke-7 menetapkan Pinjol haram.

Hal ini menurut MUI penetapan ini karena aktivitas Pinjol mengandung unsur riba.

Halaman:

Editor: Kusmiyanto

Sumber: Pikiran-Rakyat.com

Tags

Terkini

X