Dugaan Kotak Amal untuk Aksi Teroris, Rais Syuriyah PBNU Minta Masyarakat Jeli

- Rabu, 10 November 2021 | 10:08 WIB
Ilustrasi kotak amal. Dugaan hasilnya digunakan untuk aksi teroris, masyarakat diminta untuk waspada dan jeli dalam menyalurkan donasinya. /Pixabay/Mohamed Hassan
Ilustrasi kotak amal. Dugaan hasilnya digunakan untuk aksi teroris, masyarakat diminta untuk waspada dan jeli dalam menyalurkan donasinya. /Pixabay/Mohamed Hassan

JAKARTA, suaramerdeka-wawasan.com - Dugaan kotak amal yang beredar di masyarakat digunakan untuk aksi teroris mendapat perhatian serius dari tokoh agama.

Dugaan kotak amal dijadikan untuk aksi kelompok radikal teroris tersebut, muncul seusai Densus 88 Anti Teror menyita puluhan kotak amal.

Selain kotak amal, Densus 88 Anti Teror juga menangkap sejumlah terduga teroris di Lampung.

Baca Juga: Wamen BUMN Optimis PT Garuda Indonesia akan Sehat Kembali dari Bangkrut

Melihat hal tersebut, Kiai Ahmad Ishomuddin selaku Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengingatkan masyarakat agar waspada.

Bahkan Kiai Ahmad mengingatkan agar masyarakat lebih jeli dalam menyalurkan donasinya.

Kiai Ahmad juga menyanyangkan ketulusan masyarakat dalam memberikan donasi ternyata digunakan untuk kepentingan aksi teroris.

Baca Juga: Epidemiolog Sebut Pencegahan Covid-19 dengan Protokol Kesehatan Ketat : Tes PCR Tak Efektif

“Semua itu wajar untuk dicurigai karena saat ini sudah semakin banyak orang yang makan dengan (menjual) agama,'' kata Kiai Ahmad dikutip dari pikiran-rakyat.com, Rabu, 10 November 2021.

Menurut Kiai Ahmad, mengeksploitasi keikhlasan pihak lain yang berdonasi untuk kepentingan pribadi dan kelompoknya, terbukti sama sekali bukan untuk kemaslahatan umat manusia.

Halaman:

Editor: Kusmiyanto

Sumber: Pikiran-Rakyat.com

Tags

Terkini

X