Epidemiolog Sebut Pencegahan Covid-19 dengan Protokol Kesehatan Ketat : Tes PCR Tak Efektif

- Rabu, 10 November 2021 | 08:38 WIB
ilustrasi Tes PCR.  Epidemiolog sebut tes PCR tak efektif untuk  pencegahan penyebaran covid-19, lebih tepat menjalankan protokol kesehata secara ketat. : pikiran rakyat.com
ilustrasi Tes PCR. Epidemiolog sebut tes PCR tak efektif untuk pencegahan penyebaran covid-19, lebih tepat menjalankan protokol kesehata secara ketat. : pikiran rakyat.com

JAKARTA, suaramerdeka-wawasan.com - Guna mengantisipasi lonjakan Covid-19 pada liburan Natal dan rahun Baru mendatang pemerintah akan kembali memberlakukan tes PCR.

Tes Polymerase Chain Reaction (PCR) ini akan kembali diberlakukan pada penumpang pesawat perjalanan domestik.

Namun hingga saat ini kebijakan tes PCR tersebut masih jadi pro-kontra kalangan masyarakat.

Baca Juga: Peringati Hari Pahlawan 2021, Ketua PP Muhammadiyah : Ciri Berkorban Memberi Bukan Meminta Atau Mengambil

Persyaratan tes PCR bagi perjalanan domestik ini, pemerintah optimis dapat menekan laju penyebaran virus Covid-19 di Indonesia.

Namun untuk melakukan pencegahan virus Covid-19 menurut Epidemiolog dengan cara menjalankan protokol kesehatan secara ketat.

Protokol kesehatan tersebut di antaranya memakai masker, menjaga jarak fisik, serta mencuci tangan menggunakan sabun (3M). Bukan melakukan tes RT-PCR bagi pelaku perjalanan.

Baca Juga: Sekarga Minta KPK Mengusut Dugaan Maling Uang Rakyat di PT Garuda Indonesia

"Untuk perjalanan domestik yang harus dilakukan itu pencegahan untuk terjadinya transmisi. Bagaimana caranya, ya 3M," kata Kepala Bidang Pengembangan Profesi Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia (PAEI) Masdaline Pane, dikutip dari pikiran-rakyat.com, Rabu, 10 November 2021.

Masdaline Pane mengungkapkan penerapan tes PCR untuk pelaku perjalanan sangat tidak efektif.

Halaman:

Editor: Kusmiyanto

Sumber: Pikiran-Rakyat.com

Tags

Terkini

X