Tak Ada Kompromi Lagi, Satgas BLBI Sita Lahan 124 Hektar Milik Tomy Soeharto : Terjerat Utang Negara

- Sabtu, 6 November 2021 | 07:20 WIB
Satgas BLBI sita lahan 124 hektare milik Tommy Soeharto di Karawang, Jawa Barat. /Pixabay/Rilsonav
Satgas BLBI sita lahan 124 hektare milik Tommy Soeharto di Karawang, Jawa Barat. /Pixabay/Rilsonav

JAKARTA, suaramerdeka-wawasan.com - Pemerintah kini terus melakukan pengusutan kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).

Dalam mengusut kasus tersebut, pemerintah telah membentuk Tim Bernama Satgas BLBI.

Satgas BLBI bertindak tegas dan tidak ada lagi tawar menawar, langsung melakukan penyitaan aset perusahaan milik Tomy Soeharto.

Baca Juga: KPK Usut Dugaan Korupsi Proyek Formula E dan Bisnis Tes PCR : Siapa pun Terlibat Disikat

Hal ini dilakukan oleh Satgas BLBI sebagai buntut utang PT Timor Putra Nasional kepada negara sebesar Rp 2.734 triliun.

Penyitaan aset perusahaan milik Tomy Soeharti dilakukan pada Jumat, 5 November 2021.

Penegasan penyitaan aset perusahaan Tomy Soeharto disampaikan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD, dalam keterangannya.

Baca Juga: 2 Tersangka Kasus Tewasnya Mahasiswa UNS saat Diklastar Menwa Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara

Lahan perusahaan obligor dengan luas 124 hektare di kawasan Industri Mandala Putra, Karawang, Jawa Barat, tersebut bernilai Rp600 miliar.

"Hari ini, Satgas BLBI menyita tanah dengan luas 120 hektare di Karawang dengan seluruh aset industri di dalamnya," tutur Mahfud MD, dikutip dari Pikiran-Rakyat.com, Sabtu, 6 November 2021.

Halaman:

Editor: Kusmiyanto

Sumber: Pikiran-Rakyat.com

Tags

Terkini

X