Faktor Ekonomi Sebabkan Kasus Perdagangan Orang dan Ekspolitasi Anak Marak, Kemen PPPA : Lakukan Pencegahan

- Rabu, 3 November 2021 | 08:26 WIB
Ilustrasi perdagangan orang. di massa pendemi kasus ini marak akibatfaktor ekonomi, juga kasus ekspolitasi anak menimngkat. /null
Ilustrasi perdagangan orang. di massa pendemi kasus ini marak akibatfaktor ekonomi, juga kasus ekspolitasi anak menimngkat. /null

JAKARTA, suaramerdeka-wawasan.com - Kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) akhir-akhir ini bisa dikatakan marak.

Selain tindak pidana perdangan orang yang marak juga tindak kejahatan eksploitasi anak juga meningkat tajam.

Hal ini terbukti dari sejumlah kasus perdagangan orang yang berhasil diungkap kepolisian, dimana rata-rata korbannya berusia muda.

Baca Juga: Aturan Baru, Satgas Covid-19 : Perjalanan dari Luar Negeri Sudah Divaksin Dosis Lengkap Dikarantina 3 Hari

Dari hasil pengakuan para korban perdagangan orang-rata-rata bermotif faktor ekonomi, dimana korban merasa kesulitan mencari uang untuk kehidupan.

Apalagi di masa Pendemi yang lalu, membuat dua kasus perdagangan orang dan eksploitasi anak menjadi meningkat.

Hal ini seperti dipaparkan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) memaparkan bahwa perdagangan Orang (TPPO) serta eksploitasi terhadap anak meningkat.

Baca Juga: Operasi Jaran Polrestabes Semarang Sita Puluhan Motor, Kapolrestabes : Bisa Diambil Menunjukkan Dokumen Syah

Deputi Perlindungan Khusus Anak Kemen PPPA Nahar, mengungkapkan dua kasus tersebut meningkat dibandingkan dengan kekerasan lainnya.

"Kenaikannya terlihat signifikan daripada kekerasan lainnya. Perkembangan di masa pandemi khususnya eksploitasi dan perdagangan anak memang tinggi," kata Nahar dikutip suaramerdeka-wawasan.com dari pikiran-rakyat.com, Rabu, 3 November 2021.

Halaman:

Editor: Kusmiyanto

Sumber: Pikiran-Rakyat.com

Tags

Terkini

KPK Geledah Gedung Mahkamah Agung

Sabtu, 24 September 2022 | 00:50 WIB
X