Satgas Covid-19 : Langgar Harga Tes PCR , Laboratorium Ditutup, dan Izin Dicabut

- Jumat, 29 Oktober 2021 | 07:56 WIB
lustrasi tes PCR, pemerintah akan bertindak tegas terhadap laboratorium yang menaikkan harga di atas aturan yang sudah ditetapkan dengan mencabut izin operasional dan menutup, harga tes PCR Rp 250 Ribu. . /Pixabay/Kollinger
lustrasi tes PCR, pemerintah akan bertindak tegas terhadap laboratorium yang menaikkan harga di atas aturan yang sudah ditetapkan dengan mencabut izin operasional dan menutup, harga tes PCR Rp 250 Ribu. . /Pixabay/Kollinger

JAKARTA, suaramerdeka-wawasan.com - Kebijakan pemerintah Tes Polymerase Chain Reactin (PCR) terus disorot berbagai kalangan.

Pemerintah kini telah menetapkan harga tes PCR untuk wilayah Jawa-Bali Rp 275.000.

Sedangkan untuk wilayah di luar Jawa-Bali, tes PCR dengan harga Rp 300.000.

Baca Juga: Pelanggar Ganjil Genap di Jakarta Mulai Ditilang, Berikut Daftar 13 Titik Jalan

Meski pemerintah telah menetapkan harga tes PCR, namun masyarakat masih menganggap harga tes tersebut masih mahal.

Pemberlakukan tes PCR bagi penumpang pesawat merupakan kebijakan dari pemerintah untuk mengantisipasi penyebaran virus Covid-19 melalui transportasi udara.

Masalah tes PCR, menurut Juru Bicara Covid-19, Prof. Wiku Adi Sasmito, pemeritah akan melakukan pengawasan.

Baca Juga: Jelang Liburan Akhir Tahun, Pemerintah Waspadai Ancaman Covid-19 Gelombang Tiga : PPKM akan Diperketat

Bahkan, kata, Prof Wiku, pemerintah akan melakukan tindakan tegas dengan mencabut izin.

Pencabutan izin, bila terbukti laboratorium atau fasilitas kesehatan menaikkan harga di atas ketentuan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.

Halaman:

Editor: Kusmiyanto

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Terkini

X