Penyebaran Nyamuk DBD Tak Kalah Berbahaya degan Covid-19, Bandung Meningkat Kota Lain Perlu Waspada

- Senin, 25 Oktober 2021 | 08:50 WIB
Ilustrasi Nyamuk DBD, penyebarannya tidak kalah berbahaya dengan virus Covid-19, di Bandung demam berdarah meningkat..* /PIXABAY
Ilustrasi Nyamuk DBD, penyebarannya tidak kalah berbahaya dengan virus Covid-19, di Bandung demam berdarah meningkat..* /PIXABAY

BANDUNG, suaramerdeka-wawasan.com - Memasuki musim hujan pada saat ini wilayah Bandung kasus demam berdarah dengue (DBD) merebak.

Hingga pada 23 Oktober 2021 kasus DBD yang dirawat di rumah sakit umum daerah mencapai 110 kasus penderita demam beradarah.

Penderita demam beradarah sebanyak 110 itu hanya yang dirawat di RSUD Cideres Bandung, belum rumah sakit lainnya.

Baca Juga: Imran Nahumarury Mundur sebagai Asisten Pelatih PSIS, Yoyok Sukawi Akan Panggil dan Tanya Alasannya

Dengan merebaknya kasus DBD di Bandung ini, perlu masyarakat di kota-kota lainnya untuk tetap waspada.

Kewaspadaan ini menyusul pada saat ini musim hujan telah tiba, secara otomatis nyamuk akan lebih banyak berkembang.

Hal ini seperti diungkapakan Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka Agus Susanti bahwa musim hujan ini kewaspadaan masyarakat untuk mencegah DBD perlu untuk ditingkatkan.

Baca Juga: Gempa di Kota Salatiga dan Sekitarnya, Satpol PP Catat Tak Ada Kerusakan Berarti

Kasus demam bedarah di Majelengka, kata Agus, tidak terjadi di perkotaan saja, namun di daerah pegunungan ataupun pinggiran juga terjadi kasus demam berdarah.

“Yang terpenting untuk pencegahan DBD ini adalah membersihkan lingkungan pemukiman sendiri, baik secara bersama-sama dengan masyarakat lainnya atau dilakukan setiap anggota keluarga di lingkungan rumahnya. Karena nyamuk biasanya bersarang di lingkungan rumah,” ungkap Agus, dikutip suaramerdeka-wawasan.com dari Pikiran-Rakyat, Senin, 25 Oktober 2021.

Halaman:

Editor: Kusmiyanto

Sumber: Pikiran-Rakyat.com

Tags

Terkini

KPK Geledah Gedung Mahkamah Agung

Sabtu, 24 September 2022 | 00:50 WIB
X