Tes PCR Penumpang Pesawat Memberatkan Masyarakat, Ketua Dokter Indonesia Bersatu : Digratiskan Saja

- Jumat, 22 Oktober 2021 | 09:45 WIB
lustrasi tes PCR untuk tes Covid-19 bagi penumpang pesawat, hal ini sangat memberatkan masyarakat.. /ADWIT B PRAMONO
lustrasi tes PCR untuk tes Covid-19 bagi penumpang pesawat, hal ini sangat memberatkan masyarakat.. /ADWIT B PRAMONO

JAKARTA, suaramerdeka-wawasan.com - Syarat mutlak bagi penumpang penerbangan wajib tes polymerase chain reaction (PCR) 2x24 jam jadi sorotan.

Pasalnya kebjikan tersebut dilakukan setelah Covid-19 di Indonesia dalam posisi melandai.

Sedangkan pada saat sebelumnya dan saat itu Covid-19 belum melandai, penumpang pesawat tes antigen.

Baca Juga: Penumpang Pesawat Wajib Tes PCR, Ketua DPR Minta Harga Diseragamkan di Seluruh Daerah

Tes antigen kini sudah tidak berlaku untuk penumpang pesawat sebagai gantinya tes PCR yang harus dilakukan penumpang pesawat 2x24 sebelum berangkat.

Aturan baru tersebut dikeluarkan melalui Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 53 Tahun 2021 soal PPKM Level 3, 2, dan 1 di Jawa dan Bali.

Kebijakan tes PCR pada penumpang pesawat meski sudah menjalani vaksinasi Covid-19, membuat masyarakat tak setuju karena dinilai memberatkan.

Baca Juga: Pinjol Ilegal Mencekik Masyarakat , Bunga Ditanggung Peminjam 50 Persen

Ketua Dokter Indonesia Bersatu, dr. Eva Sri Diana meminta agar tes PCR bagi calon penumpang pesawat digratiskan saja.

Permintaan dr. Eva disampaikan melalui cuitan di akun Twitter pribadinya, sarannya ini bukan tanpa alasan, dengan menggratiskan tes PCR menurutnya dapat menghindari kecurigaan masyarakat terhadap pemerintah yang dianggap mencari untung dalam kondisi ini.

Halaman:

Editor: Kusmiyanto

Sumber: Pikiran-Rakyat.com

Tags

Terkini

X