Pinjol Ilegal Mencekik Masyarakat , Bunga Ditanggung Peminjam 50 Persen

- Kamis, 21 Oktober 2021 | 10:32 WIB
Ilustrasi pinjol ilegal kini terus diburu oleh Polisi karena sangat meresahkan masyarakat, aksinya sangat sadis, bunga pinjaman bisa mencapai 250 persen. . /Pixabay
Ilustrasi pinjol ilegal kini terus diburu oleh Polisi karena sangat meresahkan masyarakat, aksinya sangat sadis, bunga pinjaman bisa mencapai 250 persen. . /Pixabay

JAKARTA, suaramerdeka-wawasan.com - Pinjaman online (Pinjol) ilegal kini terus diburu oleh kepolisian Republik Indonesia.

Hal ini menyusul bahwa Pinjol ilegal ini merupakan tindak kejahatan yang masuk dalam katagori meresahkann masyarakat.

Masyarakat yang terjerumus dalam Pinjol ilegal akan selalu menjadi korban teror oleh penagih utang yang dilakukan oleh bagian penagih utang.

Baca Juga: Perseteruan Menko Marves Luhut dan Aktivis Haris , Polisi Kedepankan Keadilan Restoratif

Untuk itu, masyarakat berharap agar polisi dalam melakukan pembrantasan Pinjol untuk bertindak tegas dengan menangkap pemilik Pinjol ilegal tersebut.

Dikutip dari Pikiran-Rakyat.com, Kamis 21 Oktober 2021, Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abas mengatakan pinjaman di Pinjol sangat tidak manusiawi.

Ibaratnya menurut Anwar Abas, seseorang yang pinjam uang di Pinjol empat bayranya enam, jika pinjamnnya Rp 400.000 bayarnya Rp 600.000, dalam sepekan.

Baca Juga: Cegah Kekerasan Oknum Polisi saat Bertugas, Kompolnas : Perlu Dibekali Ketrampilan Bertindak

Jadi hal ini bisa dikatakan bunga yang harus ditanggung oleh peminjam 50 persen untuk waktu 70 hari atau 10 minggu.

Menurut Anwar Abas kenapa orang tertarik ke Pinjol karena orang tersebut terpaksa.

Halaman:

Editor: Kusmiyanto

Sumber: Pikiran-Rakyat.com

Tags

Terkini

X