Dongkrak Ekonomi di Bali, Pagelaran Kesenian Kembali Dibuka : Jalankan Prokes Ketat

- Kamis, 14 Oktober 2021 | 09:28 WIB
Ilustrasi  sektor pariwisata di Bali kembali dibuka kembali menampilkan  pesta kesenian Bali guna mendongkrak ekonomi. /Pikiran Rakyat/Satrio
Ilustrasi sektor pariwisata di Bali kembali dibuka kembali menampilkan pesta kesenian Bali guna mendongkrak ekonomi. /Pikiran Rakyat/Satrio

BALI, suaramerdeka-wawasan.com - Penyebaran virus Covid-19 di Bali kini sudah melandai dan terkendali.

Pemerintah Bali berencana akan memulai membuak berbagi sektor pariwisata yang selama pendemi ditutup.

Selain sektor pariwisata, pemerintah Bali juga akan membuka semua pagelaran kesenian yang ada di Bali.

Baca Juga: Brigadir NP Banting Mahasiswa Diperiksa Propam, Kapolda Banten dan Kapolres Minta Maaf

Kebijakan pemerintah Bali dengan membuka kembali sektor pariwisata dan kesenian masyarakat untuk memulihkan kembali ekonomi di Bali.

Hal ini mengingat sektor pariwisat di Bali merupakan tulanng punggung masukan ekonomi di pemerintah Bali.

Pemerintah Bali kini mulai melakukan persiapan-persiapan dengan matang agar nantinya tidak membuat lonjakan Covid-19 di Bali kembali terjadi.

Baca Juga: Oknum Polisi Banting Mahasiswa Dalam Demo di Tangerang, KontraS : Sikap Kekerasan

Staf Ahli Bidang Manajemen Krisis Kemenparekraf Henky Manurung mengungkapkan kini pihaknya telah melakukan simulasi di Bandara Ngurah Rai Bali.

Dimana menurut Henky simulasi mengenai kedatangan pesawat, penerimaan di bandara, proses karantina.

Selain itu juga prosedur-prosedur protokol kesehatan secara ketat akan terus dibahas dan diterapkan.

Baca Juga: Pelatih PSIS Semarang, Ian Andrew Gillan: Awas Cah Waspadai Persik Kediri!

“Tingkat vaksinasi di Bali juga tinggi yaitu 99% untuk dosis pertama dan hampir 90% untuk dosis kedua. Bali sudah siap menerima wisatawan mancanegara (Wisman) kembali dengan prosedur yang telah dibangun bersama pemerintah pusat dan daerah,” tegasnya Henky Manurung seperti dikutip Pikiran-rakyat.com, Kamis 14 Oktober 2021.

Dijelaskan oleh Henky, degan dibukanya sektor pariwisata di Bali, pemerintah Bali tetap mengutamakan keselamatan dan kesehatan pengunjung.

Dngan kata lain, siapapun yang datang ke Bali wajib untuk menjalankan protokol kesehatan secara ketat.

Baca Juga: Waspada Virus Mematikan Black Death Bangkit, Epidemiolog Rusia : Berasal dari Tikus

Sementara Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati mengatakan pembukaan sektor pariwisata di Bali merupakan perhatian dari semau kalangan, untuk itu perlu persiapan secara saksama.

Wakil Gubernur Bali mengungkapkan pihaknya kini telah mempersiapkan 35 hotel untuk melakukan karantina.

Artikel ini sebelumnya tayang di Pikiran-Rakyat.com berjudul ''Sektor Pariwisata Dibuka, Bali Siap Sambut Wisatawan dengan Aturan Ketat''. ***

Halaman:

Editor: Kusmiyanto

Sumber: Pikiran-Rakyat.com

Tags

Terkini

X