Brigadir NP Banting Mahasiswa Diperiksa Propam, Kapolda Banten dan Kapolres Minta Maaf

- Kamis, 14 Oktober 2021 | 08:31 WIB
Brigadir NP yang kepergok membanting mahasiswa minta maaf /Kolase tangkapan layar Twitter @AksiLangsung dan @txtdrtng
Brigadir NP yang kepergok membanting mahasiswa minta maaf /Kolase tangkapan layar Twitter @AksiLangsung dan @txtdrtng

TANGERANG, suarmerdeka-wawasan.com - Tindakan kekerasan oleh oknum polisi dengan membanting seorang mahasiswa saat melakuakn demo di depan kantor Bupati Tangerang mendapat perhatian dari Kapolda Banten Irjen Pol Rudy Hariyanto.

Selain Kapolda Banten kasus kekerasan oknum polisi tersebut juga menjadi perhatian Kapolres Tanagerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro.

Kedua petinggi Polri ini dengan tegas memohon maaf atas tindakan yang dilakukan anggota dalam pengamanan demo dengan menggunakan tindakan kekerasan.

Baca Juga: Oknum Polisi Banting Mahasiswa Dalam Demo di Tangerang, KontraS : Sikap Kekerasan

Kapolres Kombes Wahyu sangat menyesalkan dan merasa bersalah atas tindakan oknum anggotanya yang melakukan tindakan tidak terpuji dan viral di media sosial.

"Polda Banten meminta maaf, saya sebagai Kapolresta Tangerang juga meminta maaf kepada saudara MFA usia 21 tahun yang mengalami tindakan kekerasan oleh oknum pengamanan aksi unjuk rasa di depan Gedung Pemkab Tangerang," ujar Kapolresta Tangerang Wahyu dikutip dari Pikiran-Rakyat. com, Kamais 14 Oktober 2021.

Dijelaskan oleh Wahyu, mahasiswa MFA yang dibanting oleh oknum anggotanya sudah dilakukan pemeriksaan oleh dokter rumah sakit.

Baca Juga: Dugaan Pemerkosaan 3 Anak di Sulsel, Ibu Korban Batalkan Pemeriksaan ke Dokter Spesialis Kandungan

Adapun hasil pemeriksaan oleh dokter rumah sakit dengan pengecekan tubuh dan dilakukan rontgen thorax dengan kesimpulan awal kondisinya baik kesadaran sudah sehat dengan suhu 36,7 derajat.

Selain itu, sudah mendapat obat dari dokter untuk penghilang rasa nyerinya dan obat-obatan vitamin.

Ditegaskan oleh Kapolres Wahyu untuk oknum anggota yang membanting mahasiswa berinisial Brigadir NP kini masih dalam pemeriksaan intensif petugas Propam Polri dan Polda Banten.

Baca Juga: Waspada Virus Mematikan Black Death Bangkit, Epidemiolog Rusia : Berasal dari Tikus

Oknum anggota Brigadir NP yang membanting mahasiswa juga sudah meminta maaf kepada korban dan pihak keluarga atas tindakan yang dilakukan secara riflek tersebut.

Dalam peristiwa tersebut, oknum anggota NP menyatakan tindakan tersebut tidak ada maksud untuk melukai korban.

Meski demikian, Kapolres Wahyu berjanji akan tetap menindak anggota yang tidak melakukan prosedur dalam pengamanan. ***

 

Halaman:

Editor: Kusmiyanto

Sumber: Pikiran-Rakyat.com

Tags

Terkini

X