Ibadah Umrah Kembali Dibuka untuk Jamaah Indonesia : Tetap Terapkan Protokol Kesehatan Ketat

- Rabu, 13 Oktober 2021 | 10:49 WIB
Ilustrasi Jamaah Umrah di Mekah, pemerintah Arab kembali memperbolehkan jamaah Indonesia menjalankan umrah dengan protokol kesehatan ketat.. Ist/Pikiran-Rakyat.com
Ilustrasi Jamaah Umrah di Mekah, pemerintah Arab kembali memperbolehkan jamaah Indonesia menjalankan umrah dengan protokol kesehatan ketat.. Ist/Pikiran-Rakyat.com

JAKARTA, suarmerdeka-wawasan.com - Kabar gembira bagi umat muslim Indonesia yang akan melakukan ibadah umrah bisa mempersiapkan diri.

Hal ini menyusul telah diperbolehkannya jamaah Indonesia untuk melaksanakan ibadah umrah.

Meski demikian, jamaah Indonesia yang akan berangkat umrah harus benar-benar dalan kondisi sehat dan tentunya bebas dari Covid-19.

Baca Juga: Waspada Virus Mematikan Black Death Bangkit, Epidemiolog Rusia : Berasal dari Tikus

Selain itu, jamaah Indonesia yang akann berangkat umrah wajib menjalankan protokol kesehatan secara ketat.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengatakan bahwa Kerajaan Arab Saudi memberikan sinyal lampu hijau bagi jemaah Umrah Tanah Air setelah pihaknya menerima nota diplomatik.

"Kedutaan telah menerima informasi dari pihak berkompeten di Kerajaan Saudi Arabia perihal pengaturan dimulainya kembali pelaksanaan umrah bagi jemaah umrah Indonesia," kata Menlu Retno.

Baca Juga: Staf Khusus Menteri Agama : Pergeseran Hari Libur Keagamaan untuk Kewaspadaan Covid-19

Dikutip SuaraMerdeka-Wawasan.com dari berita Pikiran-Rakyat.com berjudul ''Arab Saudi Beri Lampu Hijau, Kemenag Minta Penyelenggara Umrah Persiapkan Keberangkatan Jemaah''.

Pada Oktober 2021, Otoritas Arab Saudi membuka pintu bagi jemaah Umrah asal Indonesia.

Keputusan tersebut diumumkan usai Pemerintah Kerajaan Arab Saudi menerima nota diplomatik dari Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta perihal pengaturan dimulainya kembali pelaksanaan umrah bagi jemaah Indonesia.

Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) Hilman Latief menyebutkan bahwa pihaknya telah bersurat kepada para pimpinan PPIU tertanggal 11 Oktober 2021 terkait Persiapan Penyelenggaraan Ibadah Umrah 1443 Hijriah.

Baca Juga: KPAID Tasikmalaya Lakukan Pendampingan Dugaan Anak Terpapar Radikal NII : Pulihkan Kondisi Psikis

"Kami minta penyelenggara perjalanan Ibadah Umrah mempersiapkan keberangkatan jemaahnya, khususnya mereka yang telah mendaftar dan membayar biaya Umrah di PPIU. Namun, tertunda keberangkatannya hingga saat ini," kata Hilman Latief. (Mutia Yuantisya/Pikiran-Rakyat.com)

Halaman:

Editor: Kusmiyanto

Tags

Terkini

X