Dugaan Pemerkosaan 3 Anak di Sulsel, Ibu Korban Batalkan Pemeriksaan ke Dokter Spesialis Kandungan

- Rabu, 13 Oktober 2021 | 10:17 WIB
lustrasi dugaan perkosaan  3 anak diduga oleh ayahnya sendiri di Sulsel, ketiga korban batal diperiksakan ke dokter spesialis kandungan karena takut dan trauma.. /Pikiran Rakyat
lustrasi dugaan perkosaan 3 anak diduga oleh ayahnya sendiri di Sulsel, ketiga korban batal diperiksakan ke dokter spesialis kandungan karena takut dan trauma.. /Pikiran Rakyat

SULAWESI SELATAN, suarmerdeka-wawasan.com - Kasus dugaan pemerkosaan tiga anak di Kabupaten Luwu Timur (Lutim) Sulawesi Selatan (Sulsel) terus berlanjut.

Pemerkosaan yang diduga dilakukan oleh ayah kandungnya sendiri kini terus dilakukan penyelidikan ulang polisi.

Guna mengungkap kasus kebenarannya, Polisi menerjunkan tim khusus dari Bareskrim Polri untuk melakukan penyelidikan.

Baca Juga: Staf Khusus Menteri Agama : Pergeseran Hari Libur Keagamaan untuk Kewaspadaan Covid-19

Langkah-langkah penyelidikan yang sudah dilakukan oleh Polres Luwu Timur dan Polda Sulawesi Selatan kini diteruskan oleh Mabes Polri.

Dari hasil penyelidikan telah ditemukan adanya peradangan di bagian vital dan seputar dubur pada korban.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono mengungkapkan penemuan tersebut berdasarkan interview tim Asistensi dan Supervisi Polri terhadap dokter Imelda.

Baca Juga: Kepala BNPT : Keberadaan Densus 88 Antiteror Masih Dibutuhkan untuk Penegakan Hukum Pelaku Terorisme

dr. Imelda adalah seorang dokter spesialis anak yang melakukan pemeriksaan terhadap ketiga korban tersebut.

Pemeriksaan terhadap tiga korban sempat dilakukan dr. Imelda pada 31 Oktober 2019.

"Diinterview tanggal 11 Oktober 2021, didapati keterangan bahwa terjadi peradangan di sekitar vagina dan dubur. Sehingga, diberikan obat antibiotik dan paracetamol, obat nyeri," kata Brigjen Pol Rusdi Hartono dikutip dari Pikiran-Rakyat.com, Rabu, 13 Oktober 2021.

Baca Juga: 5 Mucikari Prostitusi Online di Apartemen Kalibata City Jakarta Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara

Pada saat itu, kata Brigjen Rusdi, dr Imelda meminta agar ketika korban dilanjutkan pemeriksaannya ke dokter spesialis kandungan.

Dengan rekomendasi dari dr Imelda, akhirnya Tim Mabes Polri meminta kepada orang tua (ibu korban) untuk memeriksakan ketiga korban kedokter kandungan.

Sepakat ibu korban bersama dengan pengacara akan mendampingi melakukan pemeriksaan ke dokter spesialis kandungan.

Baca Juga: Pekerjakan Anak-anak sebagai PL dan PSK, Tempat Karaoke di Patean Kendal Digerebek Polisi

Namun, diungkapkan Brigjen Rusdi, kesepakatan untuk memeriksakan ketiga korban ke dokter spesialis kandungan tersebut dibatalkan oleh ibu korban.

Dijelaskan oleh Brigjen Rusdi ibu korban membatalkan pemeriksaan ke dokter spesialis kandungan dengan alasan ketiga korban mengalami ketakutan dan trauma.

Artikel ini sebelumnya sudah tayang di Pikiran-Rakyat.com berjudul ''Polri Ungkap Fakta Baru Perkara Dugaan Pemerkosaan di Lutim: Kesepakatan Tersebut Dibatalkan''. ***

Halaman:

Editor: Kusmiyanto

Sumber: Pikiran-Rakyat.com

Tags

Terkini

X