Kepala BNPT : Keberadaan Densus 88 Antiteror Masih Dibutuhkan untuk Penegakan Hukum Pelaku Terorisme

- Rabu, 13 Oktober 2021 | 08:14 WIB
Ilustrasi. Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror keberadaannya masih dibutuhkan untuk penindakan hukum pelaku terorsime.  /Pikiran-Rakyat.com/ARMIN ABDUL JABBAR
Ilustrasi. Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror keberadaannya masih dibutuhkan untuk penindakan hukum pelaku terorsime. /Pikiran-Rakyat.com/ARMIN ABDUL JABBAR

Menurut Komjen Boy Rafli keberadaan Densus 88 Antiteror tetap dibutuhkan untuk melakukan tindakan hukum terhadap pelaku terorisme.

Baca Juga: BNPT Siap Diskusi pada Orang yang Tak Percaya Radikalisme dan Terorisme : 1.350 Tersangka Ditangkap

Kinerja Densus 88 Antiteror, kata Boy Rafli, sudah bisa dibuktikan dan hasilnya ribuan pelaku terorisme ditangkap.

Sementara Boy Rafli menjelaskan kalau BNPT bertugas atau fokus pada bidang pencegahan, kerja sama, dan koordinasi dalam konteks penanggulangan yang berbasiskan pada pembangunan kesejahteraan membangun kesadaran masyarakat agar waspada.

Diungkapkan Boy Rafli, jadi tugas Densus 88 Antiteror dan BNPT itu berbeda. Penyidikan kejahatan terorisme bagian Densus 88.

Untuk itu, BNPT mengajak masyarakat dan semua pihak untuk saling bekerja sama, mewaspadai adanya ideologi terorisme yang berkaitan dengan sentimen agama. ***

 

 

Halaman:

Editor: Kusmiyanto

Sumber: Pikiran-Rakyat.com

Tags

Terkini

X