Korsleting Listrik Jadi Penyebab Kebakaran di Lapas Tangerang

- Rabu, 29 September 2021 | 15:09 WIB
Peristiwa Kebakaran di Lapas Kelas 1 Tangerang. /Dok. Kemenkumham/
Peristiwa Kebakaran di Lapas Kelas 1 Tangerang. /Dok. Kemenkumham/

JAKARTA, suaramerdeka-wawasan.com - Penyebab utama kebakaran di Lapas Tangerang, Banten, yang menewaskan 48 Napi adalah korsleting listrik.

Hal ini dikatakan Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat, saat konfrensi pers di Polda Metro Jaya pada Rabu, 29 September 2021.

Menurut Tubagus Ade Hidayat, hal ini berdasarkan hasil pemeriksaan sejumlah alat bukti yang terdiri dari keterangan saksi, ahli, surat-surat, serta petunjuk lainnya.

Baca Juga: Berstatus Siaga, Lagi-lagi Gunung Merapi Muntahkan Lava Pijar dengan Jarak Luncur 1,8 Km

''Korsleting tersebut, disebabkan adanya ketidaksesuaian antara arus listrik dengan hambatan dalam hal ini kabel,'' jelasnya.

Kondisi tersebut, kata dia, menyebabkan arus listrik tidak terkendali, sehingga menimbulkan percikan api sebagai sumber utama munculnya kebakaran.

"Ketika dipasang tidak sesuai dengan ketentuan, dipasang secara langsung, maka MCB menjadi tidak berfungsi, terjadi percikan. Itu penyebab titik apinya," kata Tubagus.

Baca Juga: Jangan Lengah dengan Covid-19! Gus Yasin Minta PMI Jateng Galakkan Gedor Lakon

Ia menjelaskan, pola penjalaran api kemudian membesar, dan menghanguskan lapas.

Tubagus mengatakan, berdasarkan penjelasan ahli ada tiga poin atau segitiga api yang menyebabkan api membesar.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X