OTT KPK di Kolaka Timur, Diduga Bupati Andi Merya Nur Minta Jatah 2 Proyek BPBD Rp 250 Juta

- Kamis, 23 September 2021 | 08:05 WIB
lustrasi. OTT KPK Bupati Kolaka Timur Andi Merya Nur dalam meminta jatah uang proyek hibah dua proyek dari BPBD /Pixabay/mohamed_hassan
lustrasi. OTT KPK Bupati Kolaka Timur Andi Merya Nur dalam meminta jatah uang proyek hibah dua proyek dari BPBD /Pixabay/mohamed_hassan

Anzarullah kemudian bertemu langsung dengan Andi Merya Nur di rumah dinas dengan membawa uang Rp 225 juta untuk diserahkan langsung kepada Bupati.

Baca Juga: Muhammad Kece Dianiaya Napoleon Bonaparte Selama Satu Jam, Berikut Kronologi Melumpuri Kotoran Manusia

Karena di rumah dinas ada rapat, Bupati Andi Merya Nur minta uang tersebut diserahkan saja ke ajudan pribadi di rumah pribadi bupati di Kendari.

Ketika Anzarullah akan meninggalkan rumah dinas bupati langsung diamankan oleh Tim KPK dan dibawa ke Polda Sumsel untuk dilakukan pemeriksaan, bersa barang bukti uang Rp 225 juta yang akan diserahkan ke bupati.

Dari pemeriksaan pengembangan diketahui bahwa uang tersebut diduga merupakan permintaan bupati Andi Merya Nur dalam dua proyek hibah BNPB.

Baca Juga: Dibalik Muhammad Kece Dianiaya Irjen Napoleon, Propam : Diduga Ada Kelalaian Petugas Piket Tahanan

Rincian dari dua proyek hibah BNPB tersebut, paket belanja jasa konsultansi perencanaan pekerjaan dua unit jembatan di Kecamatan Ueesi senilai Rp714 juta.

Selain itu, belanja jasa konsultansi perencanaan pembangunan 100 unit rumah di Kecamatan Uluiwoi senilai Rp 175 juta yang akan dikerjakan Anzarullah. ***

 

Halaman:

Editor: Kusmiyanto

Sumber: Pikiran-Rakyat.com

Tags

Terkini

BRI Peduli Berikan Bantuan Pada Korban Gempa Cianjur

Selasa, 22 November 2022 | 19:13 WIB
X