Minta Pemerintah Waspada! Puan Maharani Berharap PON di Papua Tak Jadi Cluster Baru Covid-19

- Sabtu, 18 September 2021 | 09:21 WIB
Puan Maharani. /Dok DPR RI/
Puan Maharani. /Dok DPR RI/

JAKARTA, suaramerdeka-wawasan.com - Ahli epidemiologi dari Griffithh University Australia, Dicky Budiman, memprediksi status pandemi Covid-19 paling cepat berakhir pada pertengahan atau akhir tahun 2022.

Sedangkan, pemerintah menjadwalkan PON d i Papuadigelar pada 2 hingga 15 Oktober 2021.

Menurut dia, virus corona belum benar-benar musnah, paling tidak hingga 10 tahun ke depan meski status pandemi dicabut.

Baca Juga: Gara-gara LDR, Happy Asmara Ngaku Terpaksa Putus dengan Denny Caknan

Pasalnya, inang corona bukan hanya manusia melainkan juga hewan. Di samping itu, vaksin yang ada saat ini akan terus dikembangkan untuk mengimbangi mutasi virus.

Nantinya, setelah pandemi berakhir, statusnya tidak lantas berubah menjadi endemi, namun epidemi. Pada fase epidemi tersebut, Covid-19 tidak lagi terjadi di seluruh wilayah di dunia, tetapi hanya di suatu wilayah atau geografis tertentu.

Karena itu, Ketua DPR RI Puan Maharani meminta, pemerintah meningkatkan kewaspadaan dalam persiapan penyelenggaraan Pesta Olahraga Nasional 2020.

Baca Juga: Motif 2 Tersangka Buang Limbah Ciu ke Sungai Bengawan Solo Ekonomi, Caranya Seperti ini

Dikatakan Puan, belum berakhirnya pandemi Covid-19, berpotensi mengancam kesehatan dan keselamatan para atlet maupun pihak-pihak yang terlibat dalam gelaran tersebut.

Per 15 September 2021, Papua dan Jawa Tengah merupakan provinsi dengan kasus aktif tertinggi di Indonesia.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

KPK Geledah Gedung Mahkamah Agung

Sabtu, 24 September 2022 | 00:50 WIB
X