Ketua DPR Puan Menilai Penggunaan PeduliLindungi Merampas Hak Rakyat yang Tak Punya Ponsel Pintar

- Rabu, 15 September 2021 | 11:13 WIB
Ilustrasi Pedulilindungi. sebagai syarat untuk masuk atau menikmati ruang publik maupun perjalanan kereta apai dan pesawat . /Pedulilindungi.id
Ilustrasi Pedulilindungi. sebagai syarat untuk masuk atau menikmati ruang publik maupun perjalanan kereta apai dan pesawat . /Pedulilindungi.id

JAKARTA, suaramerdeka-wawasan.com - Pemerintah sudah melakukan pelonggaran kegiatan masyarakat, seperti ruang publik mulai dibuka.

Masyarakat bisa menikmati ruang publik namun dengan syarat bisa menunjukkan aplikasi PeduliLindungi.

Bagi masyarakat yang mempunyai smartphone dan sudah divaksin tidak menjadi masalah dan tidak menjadikan problem.

Baca Juga: 4 Penjual Serifikat Vaksin Covid-19 Dibekuk, Polisi : Dipatok Harga Rp 200 Ribu Hingga Rp 300 Ribu

Namun bagi masyarakat yang tak punya ponsel pintar dan belum divaksin menjadikan masalah, sepertinya hak masyarakat untuk menikmati ruang publik dilarang.

Hal ini seperti kritikan Ketua DPR RI Puan Maharani terhadap penggunaan aplikasi PeduliLindungi.

Dalam sebuah unggahan di media sosial Instagram resmi miliknya, Puan Maharani menilai penggunaan aplikasi PeduliLindungi seakan merenggut hak rakyat dalam mengakses ruang publik.

Baca Juga: Pendemi Covid-19 akan Berakhir Lama , Kemenkes : Masyarakat Harus Mampu Merubah Prilaku

Puan Maharani menilai sebaiknya pemerintah harus mencari jalan lain dalam mengatur mobilitas rakyatnya.

Dikutip SuaraMerdeka-Wawasan.com dari berita Pikiran-Rakyat.com berjudul ''Singgung Hak Rakyat, Puan Maharani Nilai Penggunaan Aplikasi PeduliLindungi Belum Efektif''.

Menurutnya tidak semua masyarakat memiliki ponsel pintar, belum lagi soal kepercayaan rakyat yang khawatir akan keamanan datanya.

Baca Juga: Dugaan Maling Uang Rakyat di PT Asabri Disidik Kejaksaan Agung : Dua Tersangka Dimiskinkan

"Pemerintah harus memikirkan mekanisme lain bagi masyarakat yang tidak memiliki Smartphone, ataupun masyarakat yang sudah divaksin dan memiliki Smartphone tetapi belum mau mengunduh PeduliLindungi dengan alasan keamanan data pribadi," ujarnya.

Lebih lanjut Puan Maharani mengingatkan pemerintah jangan sampai dengan aturan yang ditegakan otoritas malah merenggut hak rakyat.

Puan Maharani berharap pemerintah lebih memperhatikan jangan sampai hak rakyat mengakses ruang publik jadi terhalangi.

Baca Juga: Menko Marves Sebut Situasi PPKM Tergantung Hasil Evaluasi Pemerintah : Bisa Berubah-ubah

Bukan hanya masuk ke Mall saja tetapi juga dalam melakukan perjalanan ke luar atau dalam kota.

"Jangan sampai karena hal-hal tersebut, masyarakat kehilangan haknya untuk mengakses ruang publik, termasuk syarat untuk melakukan perjalanan," ucapnya, dikutip dari akun Instagram @puanmaharniri, yang diunggah Selasa 14 September 2021.*** (Rahmi Nurfajriani/Pikiran-Rakyat.com)

Halaman:

Editor: Kusmiyanto

Tags

Terkini

X