Vaksin Sinovac Kembali Digelontorkan ke Indonesia, Kemenkes Minta Daerah Mempercepat Program Vaksinasi

- Selasa, 14 September 2021 | 12:29 WIB
Indonesia kembali kedatangan vaksin Sinovac, pemerintah berharap daerah bisa mempercepat vaksinasi.. /dok. kemenkes
Indonesia kembali kedatangan vaksin Sinovac, pemerintah berharap daerah bisa mempercepat vaksinasi.. /dok. kemenkes

JAKARTA, suarmerdeka-wawasan.com - Program vaksinasi di Indonesia kini terus dioptimalkan oleh pemerintah.

Hal ini menyusul Indonesia kembali mendapat kiriman vaksin dari China dengan merek Sinovac.

Bantuan vaksin Sinovac  tersebut telah datang di Indonesia pada Minggu 12 September 2021.

Baca Juga: Menko Marves Sebut Situasi PPKM Tergantung Hasil Evaluasi Pemerintah : Bisa Berubah-ubah

Diharapkan dengan datangnya kembali vaksin merek Sinovic tersebut bisa langsung dimanfaatkan untuk disuntikkan ke masyarakat di daerah-daerah.

Adapun jumlah vaksin Sinovic untuk Indonesia kali ini berjumlah 2. 296.960 dosis vaksin merek Sinovic.

Dengan demikian, total vaksin yang sudah tiba di Indonesia hingga saat ini, baik dalam bentuk jadi dan bahan baku (bulk), telah mencapai sekitar 240 juta dosis.

Baca Juga: Menteri Luhut Menyayangkan Stok Vaksin yang Belum Disuntikkan ke Masyarakat : Belum Optimal

Vaksin tersebut diperoleh lewat jalur Covax Facility, yakni solidaritas global yang diprakarsai dengan tujuan pengendalian pandemi Covid-19.

Dikutip SuaraMerdeka-Wawasan.com dari berita Pikiran-Rakyat.com berjudul '' 9,5 Juta Dosis Vaksin Tiba di Indonesia Genapkan 240 Juta Dosis ''.

Adapun, pada hari Senin 13 September 2021, Indonesia menerima kedatangan vaksin tahap 59 dan 60 dalam bentuk vaksin jadi Sinovac tiba sekaligus.

Baca Juga: Papua Kembali Membara, Sejumlah Fasilitas Umum Hangus Dibakar : Diduga Pelaku KKB

Vaksin tahap 59 didatangkan sebanyak 5.000.000 dosis vaksin menggunakan Maskapai Garuda Indonesia.

Sementara itu, vaksin tahap 60 berjumlah 2.295.680 dosis vaksin jadi yang didapat melalui kerja sama Covax Facility.

Juru bicara vaksin Kementerian Kesehatan dr Siti Nadia Tarmizi menuturkan dalam dua hari ini, Indonesia mendapatkan tambahan ketersediaan vaksin jadi dalam jumlah sekitar 9,5 juta dosis.

Baca Juga: Jangan Terjebak Calo, Simak Biaya Resmi Buat SIM C Hingga SIM Internasional Mulai September 2021

"Dengan demikian, total vaksin yang sudah tiba di Indonesia hingga saat ini mencapai lebih dari 240 juta dosis baik bahan baku maupun vaksin jadi,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Senin 13 September 2021.

Menurut dr. Nadia, pemerintah terus bekerja keras dalam mendatangkan vaksin melalui berbagai skema, yakni multilateral, bilateral dan pembelian langsung.

“Kita masih harus bekerja keras untuk memenuhi target vaksinasi. Juga mengingat masih ada sejumlah daerah yang capaian vaksinasinya masih di bawah 20 % dari target sasaran. Untuk daerah yang masih rendah capaian vaksinasinya, diharapkan bisa mempercepatnya agar pandemi dapat segera terkendalikan,” ujar dr. Nadia. *** ( Novianti Nurulliah/Pikiran-Rakyat.com)

 

Halaman:

Editor: Kusmiyanto

Tags

Terkini

X