Dugaan Maling Uang Rakyat di PT Asabri Disidik Kejaksaan Agung : Dua Tersangka Dimiskinkan

- Selasa, 14 September 2021 | 11:05 WIB
Ilustrasi Koruptor (Garong Uang Rakyat), salah satunya korupsi di PT Asabri, dua tersangkanya kini dalam penyidikan Tim Kejaksaan Agung . /Dok. Pikiran Rakyat
Ilustrasi Koruptor (Garong Uang Rakyat), salah satunya korupsi di PT Asabri, dua tersangkanya kini dalam penyidikan Tim Kejaksaan Agung . /Dok. Pikiran Rakyat

JAKARTA, suaramerdeka-wawasan.com - Kasus dugaan korupsi di lingkungan Asabri terus disidik oleh Kejaksaan Agung.

Direktur Penyidikan (Dirdik) Jampidsus Kejaksaan Agung, Supardi mengatakan, dalam proses penyidikan telah melakukan penyitaan di tiga lokasi.

Dijelaskan Supardi, tiga lokasi tersebut masing-masing rumah Teddy Tjokrosaputra, Benny Tjokrosaputro dan PT Rimo Internasional Lestari.

Baca Juga: Menko Marves Sebut Situasi PPKM Tergantung Hasil Evaluasi Pemerintah : Bisa Berubah-ubah

Dengan disitanya aset tersebut, kedua tersangka kasus maling uang rakyat di Asabri ini benar-benar dimiskinkan.  

Selain itu, Kata Supardi, petugas kejaksaan juga melakukan penyitaan dua mobil milik tersangka dugaan korupsi PT Asabri (Persero), yaitu Teddy Tjokrosaputro.

Tim Penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus ( Jampidsus) menetapkan Teddy Tjokrosaputro sebagai tersangka kasus korupsi Asabri pada Kamis, 26 Agustus 2021 lalu.

Baca Juga: Perpanjangan PPKM , Syarat Penerbangan Luar Negeri Diperketat : Tes PCR 3 Kali Ditambah Dikarantina 8 Hari

Tersangka Tedyy Tjokrosaputro diketahui sebagai Presiden Direktur PT Rimo internasional Lestari Tbk yang merupakan adik kandung dari tersangka Benny Tjokrosapuro.

Dikutip Pikiran- Rakyat.com, Teddy Tjokrosaputro disangkakan dengan Pasal Primer, yaitu Pasal 2 ayat (1) jo.

Juga Pasal 18 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Baca Juga: Papua Kembali Membara, Sejumlah Fasilitas Umum Hangus Dibakar : Diduga Pelaku KKB

Selanjutnya, Subsider Pasal 3 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Teddy Tjokrosaputro juga dijerat dua pasal tindak pidana pencucian uang, yaitu Pasal 3 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang jo.

Juga Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, serta Pasal 4 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Baca Juga: Jangan Terjebak Calo, Simak Biaya Resmi Buat SIM C Hingga SIM Internasional Mulai September 2021

Tim penyidik Jampidsus juga berhasil menyita puluhan dokumen yang ada hubungannya dengan perkara korupsi di PT Asabri ini.

Adapun jumlah aset miik kedua tersangka tersebut yang berhasil disita mencapai Rp 22, 78 triliun dan untk dikembalikan ke negara.

Artikel ini sebelumnya tayang di Pikiran-Rakyat.com berjudul ''Rugikan Negara Rp22,78 Triliun, Kejaksaan Agung Sita Aset Tersangka Dugaan Maling Uang Rakyat Kasus Asabri''. ***

 

Halaman:

Editor: Kusmiyanto

Sumber: Pikiran-Rakyat.com

Tags

Terkini

X