Menteri Luhut Menyayangkan Stok Vaksin yang Belum Disuntikkan ke Masyarakat : Belum Optimal

- Selasa, 14 September 2021 | 08:47 WIB
Ilustrasi vaksinasi Covid-19, kini masih banyak masyarakat yang belum disuntik vaksin, sangat disayangkan... /PIXABAY
Ilustrasi vaksinasi Covid-19, kini masih banyak masyarakat yang belum disuntik vaksin, sangat disayangkan... /PIXABAY

JAKARTA, suaramerdeka-wawasan.com - Pemerintah kini terus mengoptimalkan program vaksinasi di seluruh daerah Indonesia.

Program vaksinasi merupakan salah satu cara untuk menekan angka penyebaran Covid-19.

Pentingnya program vaksinasi sangat dirasakan oleh masyarakat Indoensia.

Baca Juga: Papua Kembali Membara, Sejumlah Fasilitas Umum Hangus Dibakar : Diduga Pelaku KKB

Namun, sayang hingga saat ini masih belum semua masayrakat Indonesia disuntik vaksin.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan penyedian vaksin oleh pemerintah sangat tercukupi.

Dijelaskan Luhut, dari catatan pemerintah hingga September 2021, masih ada potensi vaksinasi belum opimal di pemerintah daerah.

Baca Juga: Tempat Wisata di Jakarta Mulai Menggeliat, Berikut Syarat Bisa Menikmati Ancol

Dari data yang dibuat oleh Menteri Kesehatan masih ada jutaan vaksin yang belum disuntikkan ke masyarakat.

Dikutip dari Pikiran-Rakyat.com, "Dalam kaitannya dengan vaksinasi data dari Kementerian Kesehatan menyebutkan ada 41 juta dosis vaksin yang saat ini ada pada stok provinsi dan kabupaten, yang belum disuntikan pada masyarakat," ujarnya pada konferensi pers Senin, 13 September 2021.

Diungkapkan Luhut, pihaknya sangat menyayangkan adanya persedian vaksin di daerah yang hingga saat belum disuntikan ke masyarakat.

Baca Juga: Jangan Terjebak Calo, Simak Biaya Resmi Buat SIM C Hingga SIM Internasional Mulai September 2021

Hal ini, kata Luhut, mengingat antusias masyarakat di daerah yang ingin divaksin sangat tinggi.

Selain itu Luhut juga menjelaskan bahwa pihaknya akan menambahkan proses vaksinasi di daerah untuk penuruan kriteria PPKM level di daerah.

"Kita akan menambahkan kriteria pada penurunan level itu adalah dengan program vaksinasi," tuturnya menjelaskan.

Baca Juga: 21 Wanita Asal Berbagai Daerah di Bandung jadi Imigran Gelap, BP2MI : Akan Dipekerjakan di Timur Tengah

Menurut Luhut, hingga saat ini jumlah vaksin dalam bentuk jadi maupun bahan baku kini sudah mencapai 240 juta unit.

Artikel ini sebelumnya tayang di Pikiran-Rakyat.com berjudul ''Vaksinasi di Indonesia Belum Maksimal, Luhut: Ada 41 Juta Dosis Vaksin Belum Disuntikkan''. ***

Halaman:

Editor: Kusmiyanto

Sumber: Pikiran-Rakyat.com

Tags

Terkini

X